AYOJAKARTA.COM — Pendidikan vokasi semakin mendapatkan perhatian di Indonesia sebagai jalur alternatif yang menjanjikan, untuk menyiapkan tenaga kerja terampil yang siap terjun langsung ke dunia industri.
Setiap tahun, minat terhadap program studi vokasi terus meningkat, terlihat dari tingginya persaingan dalam Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP).
Pada tahun 2024, beberapa program studi vokasi menonjol sebagai yang paling ketat dalam seleksi, mencerminkan tingginya minat dan standar kualitas yang diterapkan.
Berikut 10 program studi vokasi terketat berdasarkan SNBP 2024 berdasarkan informasi yang dikutip oleh AyoJakarta.com dari laman Instagram @ruangguru, Jumat, 24 Mei 2024.
Baca Juga: 15 Kampus Vokasi Terbaik Indonesia versi Webometrics 2023
1. Teknik Informatika (D4) (Politeknik Negeri Bandung)
Program Teknik Informatika D4 di Politeknik Negeri Bandung menerima 927 peserta dengan 13 yang diterima, menunjukkan tingkat keketatan sebesar 1,40%.
Program ini menawarkan pendidikan teknologi informasi dengan fokus pada pengembangan sistem dan perangkat lunak.
2. Keperawatan Anestesiologi (D4) (Universitas Sebelas Maret)
Dengan 812 peserta dan 12 yang diterima, program Keperawatan Anestesiologi D4 di Universitas Sebelas Maret memiliki tingkat keketatan 1,48%.
Prodi ini mempersiapkan mahasiswa untuk menjadi ahli dalam keperawatan anestesiologi.
3. Kebidanan (D4) (Universitas Padjadjaran)
Program Kebidanan D4 di Universitas Padjadjaran diikuti oleh 483 peserta dengan hanya 8 yang diterima, menghasilkan tingkat keketatan sebesar 1,66%.
Prodi ini mempersiapkan mahasiswa untuk menjadi bidan yang terampil dan profesional.
4. Administrasi Bisnis (D4) (Politeknik Negeri Bandung)
Administrasi Bisnis D4 di Politeknik Negeri Bandung menerima 572 peserta dengan 10 yang diterima, menunjukkan tingkat keketatan sebesar 1,75%.
Program ini menawarkan pendidikan dalam bidang administrasi dan manajemen bisnis.
5. Akuntansi (D4) (Politeknik Negeri Bandung)
Program Akuntansi D4 di Politeknik Negeri Bandung diikuti oleh 550 peserta dengan 13 yang diterima, menghasilkan tingkat keketatan sebesar 2,36%.
Prodi ini menyediakan pendidikan akuntansi yang komprehensif, mempersiapkan mahasiswa untuk berkarir sebagai akuntan.
6. Tata Boga (D4) (Universitas Negeri Yogyakarta)
Dengan 675 peserta dan 16 yang diterima, program Tata Boga D4 di Universitas Negeri Yogyakarta memiliki tingkat keketatan 2,37%.
Prodi ini mempersiapkan mahasiswa untuk berkarir dalam industri kuliner.
7. Destinasi Pariwisata (D4) (Politeknik Negeri Bandung)
Program Destinasi Pariwisata D4 di Politeknik Negeri Bandung diikuti oleh 240 peserta dengan 6 yang diterima, menghasilkan tingkat keketatan sebesar 2,50%.
Prodi ini menawarkan pendidikan dalam pengelolaan destinasi pariwisata.
8. Teknik Mesin (D3) (Politeknik Negeri Bandung)
Teknik Mesin D3 di Politeknik Negeri Bandung menerima 355 peserta dengan 9 yang diterima, menunjukkan tingkat keketatan sebesar 2,54%.
Program ini mempersiapkan mahasiswa untuk berkarir dalam bidang teknik mesin dan manufaktur.
9. Teknik Elektronika (D4) (Politeknik Negeri Bandung)
Dengan 272 peserta dan 7 yang diterima, program Teknik Elektronika D4 di Politeknik Negeri Bandung memiliki tingkat keketatan 2,57%.
Prodi ini menyediakan pendidikan dalam bidang teknik elektronika dan telekomunikasi.
10. Tata Rias dan Kecantikan (D4) (Universitas Negeri Yogyakarta)
Program Tata Rias dan Kecantikan D4 di Universitas Negeri Yogyakarta diikuti oleh 272 peserta dengan 7 yang diterima, menghasilkan tingkat keketatan sebesar 2,57%.
Prodi ini mempersiapkan mahasiswa untuk berkarir dalam industri kecantikan dan perawatan diri.
Baca Juga: Ini Dia Keunggulan dari Sekolah Vokasi UGM, Calon Maba Wajib Tahu, Kamu Tertarik?
Data ini memberikan gambaran mengenai prodi-prodi dengan persaingan tertinggi di SNBP 2024.
informasi ini bisa memberikan wawasan bagi calon mahasiswa dalam menentukan pilihan dan mempersiapkan diri sebaik mungkin untuk menghadapi seleksi.***