Pendidikan

Daya Tampung Mahasiswa Baru Jurusan Kuliah Kedokteran di UPI atau Universitas Pendidikan Indonesia, dari Seleksi Mandiri Berapa?

Oleh: Nadya Donna Putri Selasa 21 Mei 2024, 19:14 WIB
Daya Tampung Mahasiswa Baru Jurusan Kuliah Kedokteran di UPI atau Universitas Pendidikan Indonesia

AYOJAKARTA.COM -- UPI atau Universitas Pendidikan Indonesia tahun ini membuka 3 jalur seleksi untuk penerimaan mahasiswa baru.

Ada jalur SNBP, SNBT, dan SM UPI (Seleksi Mandiri). Setiap jalur memiliki daya tampung yang berbeda.

UPI juga memiliki jurusan kuliah Kedokteran meskipun merupakan PTN di bidang pendidikan.

Baca Juga: Biaya IPI Kedokteran Jalur Mandiri di 5 PTN yang Baru Buka: UNNES, IPB, ITS, UNESA, dan UPI, Mana yang Termurah?

Berapa daya tampung di Seleksi Mandiri atau SM UPI untuk jurusan kuliah Kedokteran? Berapa daya tampung untuk jalur SNBP dan SNBT?

Berikut adalah rincian daya tampung jurusan kuliah Kedokteran di UPI atau Universitas Pendidikan Indonesia dikutip AyoJakarta.com dari situs pmb.upi.edu pada Selasa, 21 Mei 2024:

1. SNBP

Jalur penerimaan mahasiswa baru UPI yang pertama adalah SNBP. SNBP menggunakan nilai rapor.

Baca Juga: 7 Universitas Terbaik Jurusan Kedokteran Gigi di Indonesia versi SIR 2024: UNAIR Paling Unggul

Daya tampung mahasiswa baru UPI jurusan Kedokteran jenjang sarjana jalur SNBP adalah 10 orang.

2. SNBT

Jalur penerimaan mahasiswa baru UPI kedua yaitu SNBT. SNBT merupakan tes tulis tapi menggunakan komputer sehingga namanya SNBT UTBK.

Daya tampung mahasiswa baru UPI jurusan kuliah Kedokteran jalur ini sebanyak 15 orang.

Baca Juga: Bukan Hal Mustahil Lagi Jadi Dokter, GRATIS! 16 Universitas di Indonesia dengan Jurusan Kedokteran 0 Rupiah

3. SM UPI

Saat ini UPI atau Universitas Pendidikan Indonesia sedang membuka jalur seleksi mandiri yang disebut SM UPI.

Daya tampung di jurusan Kedokteran UPI melalui jalur SM UPI adalah sejumlah 25 orang.

Itulah daya tampung mahasiswa baru jurusan kuliah Kedokteran di UPI atau Universitas Pendidikan Indonesia. Semoga bermanfaat!***

Reporter Nadya Donna Putri
Editor Eneng Reni Nuraisyah Jamil