Pendidikan

Hari Kebangkitan Nasional : Sekolah Di DIY Ini Jadi Saksi Bisu Kebangkitan Indonesia

Oleh: Atiek Widyastuti Hadi Senin 20 Mei 2024, 15:33 WIB
Sambut Hari Kebangkitan Nasional 20 Mei

AYOJAKARTA.COM - Setiap tanggal 20 Mei diperingati sebagai Hari Kebangkitan Nasional.

Sejarah Hari Kebangkitan Nasional tidak lepas dari sejarah berdirinya Organisasi Budi Utomo.

Budi Utomo adalah organisasi yang didirikan tanggal 20 Mei 1908 oleh Dr Sutomo dan mahasiswa School Tot Opleiding Van Inlandsche Artsen atau STOVIA.

Baca Juga: 9 Kejanggalan Kasus Pembunuhan Vina Cirebon dan Eky Sang Kekasih, Sempat Disebut Korban Kecelakaan Tunggal!

Organisasi tersebut pertama kali menyelenggarakan kongresnya di Indonesia.

Tepatnya pada tanggal 3-5 Oktober di Kweekschool voor Inlandsche Onderwijzen Djokjakarta (Sekolah Guru zaman Belanda) yang dibangun 1894 dan dibuka pada tanggal 7 April 1897.

Banguan sekolah itu juga dikenal sebagai Openbare Kweekschool serta disebut sebagai Sekolah Raja yang segala biayanya dari pemerintah Belanda.

Pada bulan Oktober 1908, bangunan ini digunakan sebagai kongres Budi Utomo I.

Di tahun 1927 pernah digunakan sebagai sekolah guru (Holland Indische Kweekschool).

Pada 1965 dimanfaatkan sebagai Sekolah Pendidikan Guru (SPG) dan hingga sekarang difungsikan sebagai SMA Negeri 11 Yogyakarta.

Baca Juga: 4 Cara Mengisi Energi versi Kepribadian ISTJ, Salah Satunya Memberikan Ini Kepada Diri Sendiri

Dilansir Ayojakarta.com dari Instagram @kominfodiy, Senin 20 Mei 2024, bangunan SMAN 11 Yogyakarta merupakan salah satu bangun bersejarah.

Bangunan itu menyimpan memori kolektif bangsa tentang kebangkitan nasional Indonesia.

Pemilihan Yogyakarta sebagai tempat berlangsungnya kongres juga atas pertimbangan, Yogyakarta sebagai pusat kegiatan budaya dan pendidikan.

Bangunan SMA Negeri 11 Yogyakarta memiliki gaya arsitektur Indis. Gaya ini memadukan antara unsur lokal dan unsur Eropa.

Baca Juga: 10 SMA Terbaik di Jakarta Berdasarkan Nilai UTBK 2024, Cek Buat Referensi PPDB

Sampai saat ini, gedung SMA Negeri 11 Yogyakarta masih dalam kondisi yang baik.

Fungsinya sebagai sekolah masih tetap dipertahankan dan tidak banyak mengubah bentuk bangunan.

Bangunan SMAN 11 Yogyakarta ditetapkan sebagai cagar budaya.

***

Reporter Atiek Widyastuti Hadi
Editor Maria Wulan