AYOJAKARTA.COM -- Seiring dengan kemajuan teknologi, kehadiran AI atau robot kecerdasan buatan semakin canggih dan dapat meniru hampir semua pekerjaan manusia.
Hal ini membuat calon mahasiswa harus lebih selektif dalam memilih jurusan kuliah.
Meski demikian, tidak semua jurusan kuliah dapatkan digantikan oleh teknologi AI.
Kemampuan dari lulusan jurusan-jurusan kuliah tidak bisa digantikan oleh teknologi AI karena segala pekerjaannya membutuhkan pemikiran manusia.
Baca Juga: 6 Sekolah Kedinasan Ini Membuka Pendaftaran untuk Lulusan SMK, Apa Saja?
Lantas, apa saja jurusan kuliah yang tidak bisa digantikan oleh AI? Berikut ulasannya.
Dilansir dari Instagram @masukptn pada, Sabtu 17 Mei 2024, ada 10 jurusan kuliah yang tidak bisa digantikan oleh AI, apa saja?
1. Filsafat
Meskipun AI dapat memproses dan menganalisis data dengan cepat, AI tidak bisa merumuskan konsep filsafat seperti etika, metafisika, epistemologi dan antologi.
2. Teknik Elektro
Teknik elektro adalah poros utama perkembangan teknlogi, sulit bagi AI menggantikannya karena pemahaman mendalam soal prinsip fisika, perancangan hardware, pengembangan sistem, dan pemecahan masalah teknis hanya dimiliki oleh manusia.
Baca Juga: 5 Prodi di Universitas Brawijaya (UB) dengan Biaya UKT Termurah, UKT Tidak Lebih dari Rp 6 Juta!
3. Sastra
Tentu saja dalam membuat suatu karya sastra dibutuhkan imajinasi dan perasaan mendalam terhadap situasi dan kondisi di sekitar maupun suasana hati yang tentu AI tidak bisa menggantikan hal tersebut.
4. Kedokteran
Meskipun banyak bertebaran alat-alat canggih yang menunjang dunia medis, namun AI tetap saja tidak bisa memberikan perhatian kepada pasien layaknya seorang dokter.
5. Teknik Informatika
Jurusan ini membutuhkan pemahaman yang mendalam tentang teknologi informasi, perangkat lunak, dan pemrograman yang tidak bisa dilakukan oleh AI.
6. Pendidikan
Keterampilan dalam mendidik anak hanya dimiliki oleh manusia. AI tidak memiliki aspek seorang pengajar seperti empati, pengalaman manusia, keahlian, dan aspek-aspek lainnya.
7. Hukum
Meskipun AI dapat membantu proses hukum seperti penelitian atau memproses dokumen, nyatanya penilaian moral, pemahaman sosial dan politik, Komunikasi antar manusia, dan kreativitas yang kompleks sulit digantikan oleh teknologi AI.
8. Manajemen
Karena penggunaan AI telah berkembang pesat, maka diperlukan orang yang bisa mengelolanya agar teknologi tetap terkontrol dan berjalan lancar.
Baca Juga: 5 Prodi di Universitas Brawijaya (UB) dengan Biaya UKT Termurah, UKT Tidak Lebih dari Rp 6 Juta!
9. Psikologi
Memahami manusia, interaksi secara mendalam, dan empati yang dimiliki oleh manusia takkan pernah tergantikan oleh teknologi AI.
10. Agama
Disiplin agama di perguruan tinggi merupakan topik utama yang tidak pernah padam. Tidak ada teknologi yang dapat menggantikan aktivitas keagamaan.
Itu dia 10 jurusan kuliah yang tidak bisa digantikan oleh teknologi AI. Ada jurusan kuliahmu?