Pendidikan

10 SMA/SMK Terbaik di Kabupaten Klaten Jawa Tengah, Peringkat 1 Bukan Negeri

Oleh: Atiek Widyastuti Hadi
Gedung SMAIT Ibnu Abbas Klaten

AYOJAKARTA.COM - Kabupaten Klaten Jawa Tengah, bisa jadi terdengar kurang familiar dibandingkan dua wilayah penyangganya. DIY dan Surakarta.

Tak terkecuali di bidang pendidikan. Padahal ada beberapa sekolah jenjang menengah atas di Kabupaten Klaten masuk dalam peringkat 1.000 besar nasional.

Bahkan ada yang masuk dalam peringkat 100 besar nasional.

Nama-nama sekolah tersebut dapat dijadikan rekomendasi saat Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ajaran 2024/2025 nanti.

Baca Juga: Peluang Emas Jadi PNS! Ini Dia 9 Formasi CPNS 2024 Sepi Peminat yang Jarang Diketahui, Cek Sekarang

Berikut 10 SMA/SMK Terbaik di Kabupaten Klaten yang telah dirilis oleh Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) 2022. Ayojakarta.com melansirnya Jumat, 17 Mei 2024.

10. SMKN 1 Pedan

Peringkat nasional : 970

Peringkat Provinsi Jawa Tengah : 209

9. SMAN 1 Wonosari

Peringkat nasional : 886

Peringkat Provinsi Jawa Tengah : 188

8. SMKN 1 Klaten

Baca Juga: 721 Formasi IPDN 2024 Resmi Dibuka, Cek Persyaratan dan Kuota Penerimaan di 38 Provinsi, Calon Praja Merapat!

Peringkat nasional : 704

Peringkat Provinsi Jawa Tengah : 144

7. SMAN 1 Jogonalan

Peringkat nasional : 548

Peringkat Provinsi Jawa Tengah : 102

6. SMAN 3 Klaten

Peringkat nasional : 540

Baca Juga: Berawal dari Diberi Uang Rp5 Ribu, Pria Ini Terobsesi Selama 10 Tahun ke Teman SMP hingga Bikin Ratusan Akun IG

Peringkat Provinsi Jawa Tengah : 101

5. SMAN 1 Cawas

Peringkat nasional : 515

Peringkat Provinsi Jawa Tengah : 05

4. SMAN 1 Karanganom

Peringkat nasional : 341

Peringkat Provinsi Jawa Tengah : 65

3. SMAN 2 Klaten

Peringkat nasional : 238

Peringkat Provinsi Jawa Tengah : 51

2. SMAN 1 Klaten

Peringkat nasional : 125

Peringkat Provinsi Jawa Tengah : 17

1. SMA IT Ibnu Abbas

Peringkat nasional : 67

Peringkat Provinsi Jawa Tengah : 5.***

Baca Juga: Temuan Baru Kasus Vina Cirebon, Pelaku Bernama SAKA TATAL Disebut Sudah Bebas dan Angkat Bicara

Reporter Atiek Widyastuti Hadi
Editor Imanudin Abdurohman