Pendidikan

Pendaftaran Sekolah Kedinasan Resmi Dimulai, MenPAN RB Ingatkan Jangan Percaya Ada Orang yang Bisa Meloloskan

Oleh: Atiek Widyastuti Hadi Jumat 17 Mei 2024, 07:32 WIB
MenPANRB menyapa taruna Politeknik STIS.

AYOJAKARTA.COM - Pendaftaran sekolah kedinasan resmi dimulai tanggal 15 Mei 2024 kemarin.

Ada 3.445 formasi yang telah ditetapkan oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPANRB).

Untuk pendaftarannya dilakukan secara online hingga 13 Juni 2024 nanti.

KemenPANRB mengajak pada generasi muda untuk dapat memanfaatkan kesempatan ini dengan baik. Mengingat saat ini negara juga sedang membutuhkan banyak talenta-talenta muda.

Baca Juga: Teks Khutbah Jumat Terbaik tentang Bulan Dzulqaidah, Singkat Padat dan Bermakna

Guna mengantisipasi kecurangan atau oknum yang mengaku dapat meloloskan, seleksi juga dilakukan secara online melalui sistem Computer Assisted Test (CAT).

"Agar transparan dan akuntabel sesuai dengan arahan presiden," kata MenPANRB Abdullah Azwar Anas saat dikutip Ayojakarta.com dari laman menpan.go.id, Kamis 17 Mei 2024.

Anas juga meminta pada semua pihak untuk tidak mempercayai jika ada pihak yang dapat membantu bahkan menjamin kelulusan di sekolah kedinasan.

"Bisa dipastikan itu hoaks. Karena memang tidak ada titip menitip," ujarnya.

Sekolah kedinasan yang diberikan alokasi formasi, sebagai berikut:

1. PKN STAN

2. IPDN

3. STIN

Baca Juga: Kenapa HP Tiba-Tiba Mati Sendiri Padahal Baterai Masih Ada?

4. Politeknik SSN

5. Politeknik Statistika STIS

6. Poltekip dan Poltekim

7. STMKG

8. 22 sekolah kedinasan Kementerian Perhubungan

Sekolah kedinasan yang diberikan alokasi tersebut, disesuaikan dengan pertimbangan dan juga untuk menjawab tantangan zaman.

Baca Juga: Inilah 5 Jurusan Teknik dengan Prospek Masa Depan Cerah dan Gaji Fantastis, Jurusanmu Termasuk?

STMKG misalnya, para taruna diharapkan dapat menghadapi tantangan perubahan iklim.

MenPANRB juga berharap agar sekolah kedinasan dapat menjaga kualitas dan martabatnya selama proses pendidikan. Salah satunya mencegah perundungan.

"Supaya jadi perhatian kita semua. Tidak ada lagi bullying di proses seleksi maupun pendidikan di seluruh sekolah presiden," tegasnya.***

Baca Juga: Syarat Pendaftaran Sekolah Kedinasan Intelijen Negara STIN 2024, Gratis dan Peluang Bagi Kamu yang Ingin Berkarir Seperti James Bond

Reporter Atiek Widyastuti Hadi
Editor Imanudin Abdurohman