Pendidikan

15 Sekdin Kemenhub 2024 Resmi Dibuka, Catat Persyaratan, Rincian Prodi Pola Pembibitan dan Formasi Untuk Matra Darat, Laut, Udara

Oleh: Dewi Nurrohmah Wulansari,Sp Kamis 16 Mei 2024, 10:26 WIB
Pendaftaran 15 Sekolah Kedinasan Kemenhub tahun 2024 dibuka

AYOJAKARTA.COMSekolah Kedinasan Kementerian Perhubungan tahun 2024 resmi dibuka pendaftaran mulai hari Rabu, 15 Mei 2024.

Kuota penerimaan yang disediakan oleh 15 Sekolah Kedinasan Kementerian Perhubungan sebanyak 622 calon taruna taruni.

Dari total 622 kuota, masih dibagi menjadi tiga formasi pola pembibitan, antara lain 472 pola pembibitan Kementerian Perhubungan, 144 pola pembibutan pemerintah daerah, dan 6 pola pembibitan untuk putra dan putri Papua.

Sebagai informasi, sekolah Kedinasan Kemenhub dibagi menjadi tiga, di antaranya Sekdin matra darat, matra laut dan matra udara.

Baca Juga: Selamat! Bansos Reguler dan Non Reguler Cair Hari Ini Lewat KKS dan PT Pos Indonesia, Cek Penerima Bantuan di Sini

Masing-masing Matra akan dibagi menjadi beberapa sekolah kedinasan dengan program studi D-III dan D-IV dengan kualifikasi pendidikan masing-masing.

Lalu apa saja persyaratan untuk mendaftar Sekolah Kedinasan Kemenhub 2024?

Dikutip AyoJakarta.com dari unggahan laman Sipencatar Kementerian Perhubungan pada Kamis, 16 Mei 2024, berikut persyaratan umum pendaftar atau calon taruna taruni Sekolah Kedinasan Kemenhub tahun 2024.

1. WNI, usia minimal 16 tahun dan maksimal 23 tahun per 1 September 2024.

2. Tinggi badan minimal pria 160 cm dan wanita 155 cm, kecuali khusus untuk Program studi D-III PKP/PPKP/OBU/MBU/OPU dan D-III MTP PPI Madiun, pria minimal 165 cm, dan wanita minimal 160 cm.

3. Berbadan sehat, tidak cacat fisik dan mental, bebas HIV/AIDS serta bebas narkoba;

4. Syarat nilai rata-rata rapor dan ijasah (bukan hasil pembulatan) Calon Taruna/Taruni Pola Pembibitan:

Baca Juga: Tes IQ: Seberapa Tajam Mata Kamu? Coba Lihat Gambar Ini, Kata Apa yang Tersembunyi?

- Untuk lulusan tahun 2023 dan sebelumnya memiliki nilai rata-rata ujian pada ijazah minimal 7,0 skala 1-10 atau 70,00 skala 100,00 atau 2,8 dalam skala penilaian 1-4.
- Untuk siswa lulusan tahun 2024 harus memiliki nilai rapor rata-rata dengan komponen pengetahuan pada 5 semester (semester ganjil dan genap untuk kelas X dan kelas XI 70,00 skala 10-100.
- Saat daftar ulang calon taruna telah dinyatakan memiliki nilai rata-rata ujian tertulis pada ijazah minimal 70,00 skala 10-100.
- Untuk lulusan tahun 2023 dan sebelumnya, nilai rata-rata ijazah menggunakan penilaian dalam skala 1-10 atau skala penilaian 1-4 wajib mengkonfirmasi skor menjadi skala penilaian 10-100. Dengan melampirkan surat keterangan dari sekolah asal yang telah ditandatangani oleh pihak sekolah.
- Bagi lulusan luar negeri wajib melampirkan surat penyetaraan/persamaan ijazah dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud).

5. Belum pernah menikah secara adat, hukum agama dan negara dan/ atau hamil dan/atau melahirkan serta bersedia untuk tidak menikah selama mengikuti proses seleksi Penerimaan Calon Taruna/Taruni Pola Pembibitan dan selama menjalani pendidikan pada Perguruan Tinggi Kementerian Perhubungan.

6. Tidak bertato/bekas tato dan tidak ditindik/bekas tindik telinganya atau anggota badan lainnya, kecuali yang disebabkan oleh ketentuan agama (dibuktikan dengan surat keterangan dari pemuka agama/adat).

7. Tidak ditindik/bekas tindik anggota badan lainnya selain telinga dan tidak berlubang tindik di telinga lebih dari 1 pasang (telinga kiri dan kanan), kecuali yang disebabkan oleh ketentuan agama/adat (dibuktikan dengan surat keterangan dari pemuka agama/adat).

8. Ketajaman penglihatan normal dan tidak ada kelainan buta warna baik parsial maupun total dengan melampirkan surat pernyataan tidak buta warna pada saat pendaftaran.

Baca Juga: Mau Masuk UNDIP tapi Skor UTBK Rendah? Ini Daftar Jurusan Kuliah dengan Skor UTBK Terendah di Universitas Diponegoro

9. Tidak sedang menjalani dan terancam hukuman pidana karena melakukan kejahatan.

Dikutip AyoJakarta.com dari laman resmi https://sipencatar.dephub.go.id, formasi total sekolah kedinasan Kemenhub untuk pola pembibitan dibagi menjadi tiga, sebagai berikut:

1. Pola pembibitan Kementerian Perhubungan

- Jumlah formasi: 472
- Jenjang pendidikan: D-III
Matra Perguruan Tinggi: Darat 90 Formasi, Laut 171 formasi, Udara 53 formasi
- Jenjang pendidikan: D-IV
Matra Perguruan Tinggi: Darat 95 Formasi, Laut 39 formasi, Udara 24 formasi

Untuk pola pembibitan Kementerian Perhubungan bersifat Nasional dan pendaftar tidak dibatasi domisili.

Baca Juga: Para KPM PKH dan BPNT Wajib Baca! Ternyata ini Alasan Kenapa Saldo Rekening Penerima Manfaat Bantuan Sosial PIP Masih Kering

2. Pola pembibitan Pemerintah Daerah

- Jumlah formasi: 144
- Jenjang pendidikan: D-III
Matra Perguruan Tinggi: Darat 48 Formasi
- Jenjang pendidikan: D-IV
Matra Perguruan Tinggi: Darat 96 Formasi

Untuk pola pembibitan Pemerintah Daerah, pendaftar sesuai dengan domisili asal pemerintah daerah yang melaksanakan kerja sama dengan PTDI-STTD

3. Pola pembibitan putra putri Papua

- Jumlah formasi: 6
- Jenjang pendidikan: D-III
Matra Perguruan Tinggi: Laut 3 Formasi, Udara 3 formasi

Untuk pola pembibitan pitra putri Papua bersifat Nasional dan tidak dibatasi domisili.

Dikhususkan untuk pendaftar putra-putri papua, di antaranya Papua Barat, Papua Tengah, Papua Selatan, Papua Barat Daya dan Papua Pegunungan.

Berikut 15 Sekolah Kedinasan yang buka pendaftaran Sekdin Kemenhub tahun 2024 beserta program studi masing-masing matra.

1. Politeknik Transportasi Darat Indonesia - STTD

Program Studi : D-III Manajemen Transportasi Jalan, D-IV Teknologi Rekayasa Otomotif, D-IV Transportasi Darat

2. Politeknik Keselamatan Transportasi Jalan Tegal

Program Studi : D-III Teknologi Otomotif, D-IV Rekayasa Sistem Trasnportasi Jalan, D-IV Teknologi Rekayasa Otomotif

Baca Juga: Catat! Ini Skor Minimal UTBK untuk Daftar Sekolah Kedinasan di PKN STAN dan Poltek SSN

3. Politeknik Perkeretaapian Indonesia Madiun

Program Studi : D-III Teknologi Bangunan dan Jalur Perkeretaapian, D-III Teknologi Elektro Perkeretaapian, D-III Manajemen Perkeretaapian, D-III Mekanika Perkeretaapian

4. Politeknik Transportasi Sungai Darat dan Penyeberangan Palembang

Program Studi : D-III Studi Nautika, D-III Permesinan Kapal, D-III Manajemen Transportasi Perairan Daratan.

5. Politeknik Transportasi Darat Bali

Program Studi : D-III Manajemen Transportasi Darat, D-III Manajemen Logistik

6. Politeknik Ilmu Pelayaran Makassar

Program Studi : D-IV Nautika, D-IV Teknika

7. Politeknik Pelayaran Surabaya

Program Studi : D-IV Teknologi Rekayasa Kelistrikan Kapal, D-IV Transportasi Laut, D-III Elektro Pelayaran, D-III Nautika

8. Politeknik Pelayaran Mahalayati Aceh

Program Studi : D-III Sistem Kelistrikan Kapal

9. Politeknik Pelayaran Sorong

Program Studi : D-III Permesinan

Baca Juga: Tes Penglihatan: Temukan Kepiting Pada Gambar Ini, Indera Penglihatanmu Diuji dengan Kemampuan Observasimu

10. Politeknik Penerbangan Indonesia Curug

Program Studi : D-IV Teknik Listrik Bandara, D-IV Teknik Navigasi Bandara, D-IV Teknik Pesawat Udara, D-IV Lalu Lintas Udara, D-III Operasi Bandar Udara, D-III Pertolongan Kecelakaan Pesawat

11. Politeknik Penerbangan Surabaya

Program Studi : D-III Manajemen Transportasi Udara, D-III Teknik Bangunan dan Landasan

12. Politeknik Penerbangan Makassar

Program Studi : D-III Teknologi Bandar Udara

13. Politeknik Penerbangan Medan

Program Studi : D-III Teknik Listrik Bandar Udara

14. Politeknik Penerbangan Palembang

Program Studi : D-IV Teknologi Rekayasa Bandar Udara

15. Politeknik Penerbangan Jayapura

Program Studi : D-III Manajemen Bandar Udara.

Untuk informasi selengkapnya, pendaftar Sekolah Kedinasan Kemenhub dapat memantau laman resmi https://sipencatar.dephub.go.id/.

Reporter Dewi Nurrohmah Wulansari,Sp
Editor Desi Kris