Pendidikan

Biaya Seleksi Mandiri Berbagai PTN, dari Rp100 hingga 500 Ribu

Oleh: Salman Muhammad Ilham Senin 06 Mei 2024, 08:52 WIB
Universitas Indonesia (UI)

AYOJAKARTA.COM – Memasuki perguruan tinggi negeri (PTN) adalah impian banyak siswa di Indonesia.

Setiap tahunnya, ribuan siswa berkompetisi untuk mendapatkan tempat di universitas negeri favorit melalui berbagai jalur seleksi.

Salah satu jalur yang sering menjadi pilihan adalah jalur mandiri.

Jalur ini menawarkan kesempatan bagi siswa yang mungkin belum berhasil melalui jalur seleksi nasional untuk tetap bisa diterima di PTN impian.

Baca Juga: Peserta UTBK-SNBT Gelombang 2 Wajib Tahu! Ini Materi UTBK-SNBT Gelombang 1, Apa Saja?

Jalur mandiri adalah salah satu cara masuk PTN yang diselenggarakan secara independen oleh masing-masing universitas.

Berbeda dengan jalur seleksi nasional yang biayanya relatif lebih terjangkau, jalur mandiri mungkin memerlukan biaya lebih besar.

Setiap PTN memiliki kebijakan dalam menetapkan biaya seleksi jalur mandiri yang umumnya mencakup biaya pendaftaran, tes dan administrasi lainnya.

Jalur mandiri dibuka untuk berbagai jurusan kuliah yang ada di universitas tersebut dan tak terbatas hanya pada siswa jurusan tertentu.

Baca Juga: UGM Buka Kuota Jalur IUP, Wajib Cas Cis Cus Bahasa Inggris, Ayo Persiapkan dari Sekarang!

Ini memberikan kesempatan yang lebih luas bagi siswa memilih studi yang diminati.

Selain itu, proses seleksi jalur mandiri juga bisa berbeda-beda tergantung pada kebijakan masing-masing PTN.

Beberapa universitas mungkin mengadakan tes tertulis sementara yang lain mungkin juga mempertimbangkan portofolio atau prestasi non-akademik siswa.

Biaya yang lebih tinggi untuk jalur mandiri dibandingkan dengan jalur seleksi nasional sebagian besar disebabkan oleh kurangnya subsidi dari pemerintah.

Baca Juga: Jadwal, Biaya, dan Materi Jalur Seleksi Mandiri IPB 2024: Bisa Menggunakan Skor SNBT dan Ujian Tulis

Selain itu, karena setiap PTN menangani seleksi jalur mandiri secara independen, biaya operasional yang dikeluarkan universitas untuk menyelenggarakan seleksi ini menjadi lebih besar.

Biaya tersebut umumnya digunakan untuk membiayai penyelenggaraan tes seperti sewa tempat, pembayaran honor bagi pengawas ujian, pembuatan soal ujian dan keperluan administrasi lainnya.

Selain itu, biaya seleksi jalur mandiri juga bisa dipengaruhi tingkat persaingan dan popularitas program studi atau universitas tersebut.

Baca Juga: 6 PTN Jalur Mandiri Tanpa Uang Pangkal, Gak Perlu Pusing Mikirin Biaya!

Semakin tinggi minat siswa masuk ke program studi atau universitas tertentu, semakin tinggi pula biaya yang mungkin dibebankan.

Ini karena universitas dapat melihat peluang mendapatkan dana tambahan yang bisa digunakan untuk pengembangan fasilitas dan kualitas pendidikan.

Berapa biaya jalur mandiri di berbagai PTN di Indonesia?

Berikut datanya dikutip ayojakarta.com dari Instagram @halokampus, Senin (6/5/2024).

Baca Juga: Catat! 5 PTN Ini Siap Buka Jalur Mandiri via Nilai UTBK, Rincian Biaya Pendaftaran di Sini

1. SIMAK UI

Rp500 ribu untuk dua pilihan pertama, ada tambahan biaya Rp100.000 per tambahan prodi.

2. SM ITB

Rp700 ribu.

Baca Juga: Berminat Daftar Sekolah Kedinasan? Ada yang 0 Rupiah Loh, Cek Biaya Rincian 8 Sekdin Ini Ya!

3. UM CBT UGM

Rp325 ribu (Saintek/Soshum, Yogya), Rp550 ribu (kota lain).

4. SMMPTN Barat

Rp375 ribu.

5. UM PTKIN

Rp200 ribu.

Baca Juga: Biaya UKT UGM Tahun Akademik 2024-2025 di Tiap Jurusan Bidang SOSHUM, Segini Besarannya

6. SIMAMA Poltekkes

Rp125 ribu di luar biaya admin dan biaya kesehatan.

7. SMUP UNPAD

Rp200 ribu (jalur nilai UTBK dan Prestasi).

8. PMB UNY

Rp250 ribu.

9. SM ITS

Rp250 ribu (Seleksi Mandiri Umum), tambahan Rp100-200 ribu bila ikut TKA ITS.

Baca Juga: Rekomendasi 4 Kota Ternyaman untuk Kuliah Kedokteran di Pulau Jawa, Ada yang Biaya Hidupnya Murah hingga Udara Sejuk

10. Penmaba UNJ

Rp350 ribu.

11. SM UNNES

Rp300 ribu (Saintek/Soshum), Rp350 ribu (Campuran).

12. SPMB UNSOED

Rp350 ribu.

13. SM IPB

Rp300 ribu (jalur skor UTBK), Rp500 ribu (jalur ujian online).***

Reporter Salman Muhammad Ilham
Editor Fathul Amanah