Pendidikan

Berminat Daftar Sekolah Kedinasan? Ada yang 0 Rupiah Loh, Cek Biaya Rincian 8 Sekdin Ini Ya!

Oleh: Sulistiyaningsih Jumat 03 Mei 2024, 11:10 WIB
Illustrasi. Berminat Daftar Sekolah Kedinasan? Ada yang 0 Rupiah Loh, Cek Biaya Rincian 8 Sekdin Ini Ya!

AYOJAKARTA.COM – Apakah kamu ingin melanjutkan pendidikan di sekolah kedinasan?

Sekolah kedinasan atau sekdin bisa dijadikan prioritas untuk melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi.

Ada beberapa hal yang membuat sekolah kedinasan patut untuk diperjuangkan, seperti biaya pendidikan yang gratis.

Selain itu karena merupakan perguruan tinggi ikatan dinas, maka lulusannya berpotensi menjadi PNS dan ditempatkan di kementerian atau lembaga pemerintahan lainnya.

Baca Juga: Tes Kepribadian: Apa yang Bakal Kamu Lakukan di 4 Situasi Genting? Ungkap Sifat dan Kepribadian Kamu!

Meskipun banyak sekolah kedinasan yang membebaskan biaya pendidikan atau gratis biaya pendidikannya, tetapi bagi yang ingin mendaftar di sekolah kedinasan harus mengeluarkan uang untuk biaya seleksi pendaftaran.

Namun ada juga sekolah kedinasan yang tidak dipungut biaya atau 0 rupiah saat mendaftar.

Agar tidak penasaran berikut rincian biaya seleksi di 8 sekolah kedinasan mulai dari KEMENHUB hingga POLTEKIM/POLTEKIP sebagaimana dikutip Ayojakarta.com dari Instagram @firmanfsh_ pada Jumat (3/5/2024).

1. SEKDIN KEMENHUB

Politeknik Penerbangan Surabaya

Biaya Pendaftaran : Rp150.000

Biaya SKD : Rp50.000

Biaya Tes Kesehatan : Rp1.300.000

Biaya Tes Kesamaptaan : Rp200.000

Biaya Psikotes : Rp350.000

Biaya Wawancara : Rp300.000

Total Biaya : Rp2.350.000

Perkiraan biaya tes di atas diambil dari lokasi Politeknik Penerbangan Surabaya, kemungkinan di tempat lain bisa lebih rendah atau bisa juga lebih tinggi biayanya.

Baca Juga: Tak Lolos UTBK SNBT 2024? Universitas Negeri Malang (UM) Buka Seleksi Tes Mandiri di 5 Kota Besar Indonesia

2. STMKG

Biaya Pendaftaran : Rp75.000

Biaya SKD : Rp50.000

Biaya Tes Kesehatan : Rp1.500.000

Total Biaya : Rp1.625.000

Biaya tes kesehatan dilaksanakan secara mandiri oleh masing-masing peserta sehingga bisa lebih kecil atau lebih besar biayanya.

3. POLSTAT STIS

Biaya Pendaftaran : Rp300.000

Biaya Tes Kesehatan : Rp876.000 – Rp1.145.000 

Rincian biaya untuk Tes Kesehatan di atas dilakukan di Prodia. Untuk biaya Rp876.000 merupakan biaya tes kesehatan di wilayah Indonesia cabang selain Ambon, Ternate, Kupang, Jayapura, dan Sorong.

Sementara untuk biaya tes kesehatan Rp1.145.000 merupakan besarnya tes kesehatan di Prodia cabang Ambon, Ternate, Kupang, Jayapura, dan Sorong.

Baca Juga: Ingin Lolos di Jurusan S1 Teknik Mesin? Segini Skor Aman UTBK SNBT 2024 di 20 Perguruan Tinggi Negeri

4. PKN STAN

Total Biaya : Rp350.000

PKN STAN merupakan sekdin yang berada di bawah naungan Kementerian Keuangan, pendaftar sekolah kedinasan ini berkewajiban membayar biaya pendaftaran jika lolos administrasi sebesar Rp350.000 sudah termasuk untuk seleksi SKD CAT BKN.

5. POLTEK SSN

Total Biaya : Rp50.000

Sekdin POLTEK SSN di bawah naungan Badan Siber dan Sandi Negara juga berkewajiban membayar biaya pendaftaran sebesar Rp50 ribu, sudah termasuk tarif yang ditetapkan oleh BKN sebagai biaya untuk SKD CAT BKN.

6. IPDN

Total Biaya : Rp50.000

Sekdin IPDN di bawah naungan Kementerian Dalam Negeri hanya berkewajiban membayar Rp50.000, sudah termasuk tarif yang ditetapkan oleh BKN sebagai biaya untuk SKD CAT BKN.

Baca Juga: Beda Pandangan Soal Keikutsertaan Anies di Pilkada Jakarta 2024, Begini Hubungan Partai NasDem dengan PKS

7. STIN

Total Biaya : Rp50.000

Sekdin STIN di bawah naungan Badan Intelijen Negara (BIN) hanya berkewajiban membayar Rp50.000, sudah termasuk tarif yang ditetapkan oleh BKN sebagai biaya untuk SKD CAT BKN.

8. POLTEKIM/POLTEKIP

Total Biaya Rp0, alias gratis.

Sekdin POLTEKIP/POLTEKIM di bawah naungan Kementerian Hukum dan HAM merupakan satu-satunya sekolah kedinasan tanpa biaya pendaftaran maupun biaya SKD sepeserpun alias gratis.

Itulah rincian biaya seleksi pendaftaran di beberapa sekolah kedinasan, mana sekdin yang kamu incar?***

Reporter Sulistiyaningsih
Editor Jinan Vania Barizky