AYOJAKARTA.COM — Teknik Elektro menjadi salah satu jurusan yang banyak diminati oleh calon mahasiswa yang mengikuti seleksi SNPMB baik jalur SNBP maupun UTBK SNBT 2024.
Banyak yang tertarik untuk dapat menjadi mahasiswa Teknik Elektro karena harus menguasai sistem pembelajaran yang sangat kompleks, dengan pembekalan skill terhadap bidang keilmuan dan teknologi yang mumpuni.
Untuk tahun 2024 ini, bisa dibilang peminat jurusan Teknik Elektro masih sangat tinggi dan mampu bersaing dengan jurusan teknik jenjang sarjana yang lain seperti Teknik Sipil, Teknik Mesin, dan sebagainya.
Bukan hanya karena sistem pembelajaran perkuliahan yang seru dan sangat kompleks, banyak calon mahasiswa yang tertarik untuk dapat menjadi lulusan atau Sarjana Teknik Elektro karena peluang pekerjaan yang luas dengan penghasilan besar.
Tidak sedikit perusahaan besar multinasional, BUMN, hingga perusahaan asing yang mengincar para lulusan S1 Teknik Elektro untuk dapat bekerja sesuai bidang ilmu yang dipelajari dan dikuasai.
Lulusan Teknik Elektro banyak dibutuhkan oleh di bidang kelistrikan misalnya sebagai Electrical Design Engineer yang bekerja di industri kedirgantaraan, arsitektur, energi dan sebagainya.
Industri otomotif dan robotik yang semakin berkembang seiring dengan perkembangan teknologi, juga sangat membutuhkan lulusan S1 Teknik Elektro untuk menjadi Robotik Engineer dan bekerja untuk memproduksi robot.
Prospek pekerjaan terbaik yang bisa didapatkan oleh lulusan Teknik Elektro S1 yaitu menjadi PNS atau pegawai negeri sipil di bidang energi dan sumber daya mineral, seperti Kementerian ESDM.
Semakin ingin menjadi mahasiswa Teknik Elektro S1?
Bagi peserta UTBK SNBT peminatan S1 Teknik Elektro yang mengikuti tes untuk gelombang pertama di tanggal 30 April dan 2-7 Mei 2024 atau gelombang kedua di tanggal 14-20 Mei 2024, dapat melihat berapa skor minimal kelolosan yang mengacu pada hasil UTBK SNBT 2023.
Dikutip AyoJakarta.com dari unggahan kampusimpian.com, berikut estimasi nilai atau skor minimal kelolosan jurusan S1 Teknik Elektro di 21 Perguruan Tinggi Negeri:
1. Universitas Indonesia: 646,27
2. Universitas Gadjah Mada: 615,24
3. Universitas Brawijaya: 600,92
4. Universitas Udayana: 590,21
5. Universitas Negeri Sebelas Maret: 618,43
6. Universitas Diponegoro: 621,28
7. Institut Teknologi Bandung: 687,18
8. Institut Teknologi Sepuluh November: 644,46
9. Universitas Hasanuddin: 620,49
10. Universitas Sumatera Utara: 594,29
11. Universitas Riau: 609,54
12. Universitas Jambi: 584,53
13. Universitas Lampung: 592,31
14. Universitas Negeri Malang: 602,89
15. Universitas Negeri Medan: 621
16. Universitas Negeri Yogyakarta: 589,37
17. Universitas Negeri Semarang: 592,71
18. Universitas Negeri Surabaya: 629,37
19. Universitas Pendidikan Indonesia: 608,11
20. Universitas Jenderal Soedirman: 606,29
21. Universitas Padjadjaran: 596,52
***