Pendidikan

10 PTN dengan Nilai Rerata UTBK Paling Tinggi Berdasarkan Laporan Panitia SNPMB 2023, Ada Kampus Kamu Nggak?

Oleh: Francisca Wuri Sulistyowati,ST Senin 29 Apr 2024, 14:15 WIB
Illustrasi. 10 PTN dengan Nilai Rerata UTBK Paling Tinggi SNPMB 2023

AYOJAKARTA.COM - Berdasarkan Laporan Panitia SNPMB 2023, Institut Teknologi Bandung (ITB) kembali menunjukkan dominasinya sebagai perguruan tinggi negeri (PTN) dengan rata-rata UTBK tertinggi di Indonesia.

Dengan nilai rata-rata 694,40, ITB unggul tipis dari Universitas Indonesia (UI) yang berada di posisi kedua dengan nilai 684,29.

Universitas Gadjah Mada (UGM) menyusul di posisi ketiga dengan nilai rata-rata 681,61, menunjukkan konsistensinya sebagai salah satu PTN terbaik di Indonesia.

Baca Juga: Psikologi Cinta: 7 Cara Agar Mantan Kembali Padamu atau Balikan dengan Elegan, Penasaran untuk Coba?

Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) dan Universitas Airlangga (Unair) melengkapi lima besar dengan nilai rata-rata masing-masing 656,70 dan 648,92.

Berikut daftar lengkap 10 PTN dengan rata-rata UTBK tertinggi di tahun 2023:

1. Institut Teknologi Bandung (ITB) - 694,40

2. Universitas Indonesia (UI) - 684,29

3. Universitas Gadjah Mada (UGM) - 681,61

4. Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) - 656,70

5. Universitas Airlangga (Unair) - 648,92

6. Universitas Diponegoro (Undip) - 639,45

7. Universitas Padjadjaran (Unpad) - 632,21

8. Institut Pertanian Bogor (IPB) - 630,02

9. Universitas Sebelas Maret (UNS) - 624,75

10. UPN Veteran Jakarta - 622,52

Baca Juga: Psikologi Suami yang Lebih Memilih Foto Anak Ketimbang Istri di Meja Kerjanya

Perlu dicatat bahwa data ini hanya berdasarkan rata-rata UTBK dan tidak mencerminkan keseluruhan kualitas suatu PTN.

Faktor lain seperti akreditasi program studi, reputasi dosen, dan fasilitas kampus juga perlu dipertimbangkan dalam memilih PTN.

Bagi para calon mahasiswa, data ini dapat menjadi acuan awal dalam menentukan pilihan PTN.

Namun, penting untuk melakukan riset lebih lanjut dan mempertimbangkan berbagai faktor lain sebelum mengambil keputusan akhir.***

Reporter Francisca Wuri Sulistyowati,ST
Editor Jinan Vania Barizky