Pendidikan

Inilah 10 Jurusan Kuliah yang Bikin Para Lulusan Menyesal, Gegara Peluang Pekerjaan yang Terbatas?

Oleh: Sarwendah Selasa 23 Apr 2024, 14:13 WIB
Ilustrasi 10 Jurusan Kuliah yang Bikin Para Lulusan Menyesal

AYOJAKARTA.COM -- Jurusan kuliah yang dipilih oleh seseorang seringkali menjadi langkah awal yang penting dalam perjalanan karir mereka.

Namun, tidak jarang juga ada lulusan yang merasa menyesal dengan pilihan jurusan yang mereka ambil.

Sebuah survei yang dilakukan menunjukkan bahwa sebanyak 87% mahasiswa baru mengambil jurusan yang dirasa salah.

Baca Juga: 4 Karakter Asli Orang yang Tak Peduli dengan Gaya Rambut, Asal Rapih

Kebanyakan para alumni lulusan dari berbagai universitas indonesia menyesal diakibatkan oleh kesempatan karir yang sempit.

Apa saja jurusan yang banyak lulusannya menyesal? Dilansir AyoJakarta.com dari video YouTube Republika Mahasiswa pada Selasa 23 April 2024, berikut 10 jurusan yang disesali para lulusannya:

1. Jurusan sastra inggris

Meskipun sastra Inggris seringkali menjadi favorit di banyak kampus, 52% lulusannya merasa menyesal.

Baca Juga: Tes Kepribadian: Botol yang Dipilih Akan Mencerminkan Bagaimana Kamu Memandang Diri Sendiri dan Orang di Sekitar

Meskipun materi yang dipelajari mencakup berbagai aspek sastra, mulai dari klasik hingga kontemporer, mungkin ada ketidaksesuaian antara ekspektasi dan realitas di dunia kerja.

2. Jurusan biologi

Jurusan yang mempelajari tentang makhluk hidup ini, dengan materi seperti struktur sel dan siklus sel, tetapi 52% lulusannya menyesal.

Hal ini mungkin disebabkan oleh kurangnya kesempatan kerja yang sesuai dengan jurusan ini di luar profesi medis.

Baca Juga: Di Jakarta! Pasar yang Dibangun Tahun 1820 Ini Punya Bangunan Gaya Arsitektur Belanda

3. Jurusan ilmu politik dan pemerintahan

Meskipun menjanjikan karir di pemerintahan atau politik, 56% lulusannya merasa menyesal. Kemungkinan faktor seperti ketatnya persaingan atau ketidaksesuaian antara minat dan pekerjaan yang dihasilkan.

4. Jurusan pendamping medis

Dengan fokus pada bidang kesehatan seperti kesehatan masyarakat atau ahli gizi, 56% lulusan merasa menyesal.

Kemungkinan karena keterbatasan dalam mengembangkan karir di luar bidang kesehatan.

Baca Juga: Menerima Putusan MK terkait Pemilu 2024, Anies Baswedan: Perlu Usaha Terus-menerus untuk Memperkuat Demokrasi

5. Manajemen, Marketing, dan Riset

Walaupun dianggap sebagai ujung tombak bisnis, 60% lulusannya merasa menyesal. Ini mungkin karena adanya perkembangan teknologi digital yang mengubah cara bisnis dan riset dilakukan.

6. Pendidikan

Meskipun menjadi jurusan yang tak pernah kehilangan relevansi, 61% lulusannya merasa menyesal. Masalah gaji rendah dan kurangnya penghargaan terhadap pendidik mungkin menjadi penyebabnya.

7. Komunikasi

Dengan fokus pada berbagai aspek komunikasi, 64% lulusannya merasa menyesal. Mungkin karena sulitnya bersaing di pasar kerja yang semakin ketat.

Baca Juga: Tempat Wisata Ini Jadi Kebanggaan Warga Jaksel, Lokasi Paling Pas Buat Belajar Budaya Suku Asli Jakarta

8. Seni

Meskipun seni memiliki nilai tersendiri, 72% lulusan merasa menyesal. Ini mungkin disebabkan oleh kurangnya kesempatan kerja yang stabil dan penghasilan yang rendah.

9. Sosiologi

Memahami struktur dan perubahan sosial, 72% lulusan merasa menyesal. Mungkin karena sulitnya menemukan pekerjaan yang sesuai dengan latar belakang pendidikan mereka.

10. Jurnalisme

Meskipun mempelajari praktik jurnalistik dan media massa, 87% lulusan merasa menyesal. Ini mungkin karena industri media yang berubah dan persaingan yang ketat di dunia jurnalisme.

Meskipun survei ini memberikan gambaran tentang pengalaman lulusan, penting untuk diingat bahwa pilihan jurusan juga dipengaruhi oleh minat, keahlian, dan perkembangan industri.

Baca Juga: 6 Rekomendasi Bisnis dengan Modal Kecil namun Memiliki Keuntungan yang Besar

Tidak ada satu jurusan pun yang pasti tepat atau salah, tetapi pemilihan yang tepat dapat mempengaruhi kesuksesan seseorang dalam karir mereka.

Oleh karena itu, penting bagi calon mahasiswa untuk mempertimbangkan dengan matang sebelum memutuskan jurusan kuliah yang akan mereka ambil.***

Reporter Sarwendah
Editor Eneng Reni Nuraisyah Jamil