Pendidikan

33 Sekolah Kedinasan Non Ikatan Dinas di Indonesia, Lulusannya Punya Prospek Kerja Lebih Luas

Oleh: Dyah Arum Ratri Sabtu 06 Apr 2024, 11:43 WIB
Sekolah kedinasan.

AYOJAKARTA.COM – Sekolah kedinasan dibagi menjadi dua yaitu Sekolah Kedinasan Ikatan Dinas dan Sekolah Kedinasan Non Ikatan Dinas.

Atau, bisa diartikan juga bahwa sekolah kedinasan itu terdiri dari dua kategori yakni yang ikatan dinas dan yang tidak ada ikatan dinas.

Sederhananya, pengertian dari sekolah kedinasan adalah perguruan tinggi atau sekolah tinggi yang dikelola serta berada di bawah naungan Kementerian/Lembaga/Badan Pemerintah.

Sekolah kedinasan ini sebagian atau ada yang seluruh biayanya ditanggung oleh Kementerian/Lembaga/Badan Pemerintah yang menaunginya tersebut.

Sementara ikatan dinas merupakan status dari sekolah kedinasan tersebut yang nantinya akan melekat pada masa depan lulusan atau alumninya.

Maka, apabila status dari sekolah kedinasan tersebut adalah ikatan dinas artinya setelah menyelesaikan pendidikan, alumninya akan diangkat menjadi pegawai di Kementerian/Lembaga/Badan yang menaunginya.

Sedangkan jika status sekolah kedinasan tersebut adalah non ikatan dinas maka saat mahasiswa menyelesaikan pendidikannya, mereka hanya diberikan ijazah yang sama dengan PTN maupun PTS pada umumnya.

Sehingga lulusan dari sekolah kedinasan non ikatan dinas ini tentunya memiliki prospek karir yang lebih luas.

Dikutip dari akun Intagram @indonesiacollegesemarang pada Sabtu, 6 April 2024, berikut 33 sekolah kedinasan non ikatan dinas di Indonesia:

Baca Juga: 5 Sekolah Kedinasan yang Tinggi Peminat Langsung Jadi PNS Setelah Lulus, Tertarik Daftar?

1. Politeknik Pekerjaan Umum Semarang (Poltek PU Semarang)

2. Politeknik Kesejahteraan Sosial Bandung (Poltekesos Bandung)

3. Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional (STPN)

4. Politeknik Teknologi Nuklir Indonesia

5. Politeknik STIA LAN (Poltek STIA LAN)

6. Sekolah Tinggi Perikanan (STP) Jakarta

7. Politeknik Kelautan dan Perikanan Karawang (Poltek KP Karawang)

8. Politeknik Kelautan dan Perikanan Pariaman (Poltek KP Pariaman)

9. Politeknik Kelautan dan Perikanan Sorong (Poltek KP Sorong)

10. Politeknik Kelautan dan Perikanan Pangandaran (Poltek KP Pangandaran)

11. Politeknik Kelautan dan Perikanan Jembrana (Poltek KP Jembrana)

12. Politeknik Kelautan dan Perikanan Aceh (Poltek KP Aceh)

13. Politeknik Kelautan dan Perikanan Dumai (Poltek KP Dumai)

14. Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan Bogor)

15. Politeknik Pembangunan dan Pertanian Gowa (Polbangtan Gowa)

16. Politeknik Energi Mineral Akamigas Cepu (PEM Akamigas Cepu)

17. Politeknik Kimia Analisis AKA Bogor (Poltek AKA Bogor)

18. Politeknik Teknologi Tekstil STT Bandung (Poltek STT Bandung)

19. Politeknik Manajemen Industri STMI Jakarta (Poltek STMI Jakarta)

20. Politeknik Teknologi Kulit (ATK) Yogyakarta (Poltek ATK Yogyakarta)

21. Politeknik Pimpinan Perusahaan APP Jakarta (Poltek APP Jakarta)

22. Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan (Poltekkes Kemenkes)

23. Politeknik Pariwisata Makassar (Poltekpar Makassar)

24. Politeknik Pariwisata Medan (Poltekpar Medan)

25. Politeknik Pariwisata Bali (Poltekpar Bali)

26. Politeknik Pariwisata Palembang (Poltekpar Palembang)

27. Politeknik Pariwisata Lombok (Poltekpar Lombok)

28. Sekolah Tinggi Pariwisata Bandung (STP Bandung)

29. Politeknik Kelautan dan Perikanan Sidoarjo (Poltek KP Sidoarjo)

30. Politeknik Kelautan dan Perikanan Bitung (Poltek KP Bitung)

31. Politeknik Kelautan dan Perikanan Bone (Poltek KP Bone)

32. Politeknik Kelautan dan Perikanan Maluku (Poltek KP Maluku)

33. Politeknik Kelautan dan Perikanan Kupang (Poltek KP Kupang)

***

Reporter Dyah Arum Ratri
Editor Tedi Rukmana