AYOJAKARTA.COM -- Selain memenuhi persyaratan administrasi danakademik, setiap pendaftar sekolah kedinasan juga harus mengikuti sejumlah tes.
Salah satunya tes kesamaptaan yang merupakan rangkaian tes fisik atau tes kesehatan bagi para calon siswa sebelum dinyatakan lulus.
Meski memiliki kebijakan berbeda terkait tesnya, para calon taruna setiap sekolah kedinasan ini juga perlu mengetahui jenis perbedaan tersebut.
Baca Juga: Psikologi Orang yang Apatis atau Cuek Parah, Ketahui Ciri-cirinya!
Dengan mengetahui jenis perbedaan tes kesamaptaan yang berlaku di sekolah kedinasan, calon taruna bisa lebih mempersiapkan diri.
Sebagai bahan pengetahuan dan persiapan menghadapi tes, berikut adalah jenis-jenis tes kesamaptaan yang diberlakukan di sejumlah sekolah kedinasan.
Sekolah Kedinasan Institut Pemerintahan Dalam Negeri atau IPDN, merupakan sekolah kedinasan yang mempersiapkan sumber daya handal di bidang pelaksanaan pemerintahan.
Salah satu syarat yang perlu dilakukan calon taruna atau praja untuk bisa bergabung di IPDN adalah lulus tes kesamaptaan.
Baca Juga: Calon Maba Merapat! Ini Jurusan Kuliah Sepi Peminat di UI Bisa Jadi Rekomendasi di SNBT 2024
Adapun bentuk-bentuk tes yang dilakukan di sekolah kedinasan IPDN antara lain lari 12 menit, sit up, push up, pull up bagi pria dan chinning bagi wanita serta shuttle run.
Politeknik Statistika Sekolah Tinggi Ilmu Statistik atau Politeknik STIS, merupakan sekolah kedinasan yang mempersiapkan sumber daya di bidang statistika.
Menjadi salah satu sekolah kedinasan yang banyak diminati oleh para calon taruna, Politeknik STIS tidak mengadakan seleksi kesamaptaan.
Berada di bawah naungan Kemenkumham, Sekolah Kedinasan Politeknik Imigrasi atau Poltekim memberlakukan jenis tes kesamaptaan yang sama persis dengan IPDN.
Baca Juga: Calon Maba Merapat! Ini Jurusan Kuliah Sepi Peminat di UI Bisa Jadi Rekomendasi di SNBT 2024
Selain Politeknik Imiigrasi atau Poltekim, kebijakan jenis tes kesamaptaan serupa juga diberlakukan di Sekolah Kedinasan Politeknik Ilmu Pemasyarakatan atau Poltekip.
Politeknik Sekolah Sandi Negara atau Poltek SSN, memberikan tes kesamaptaan bagi setiap calon taruna dengan sejumlah tes fisik.
Adapun jenis-jenis tes fisik yang diberlakukan di Poltek SSN antara lain lari 12 menit, sit up, push up, pull up bagi pria dan chinning bagi wanita.
Berbeda dengan sekolah kedinasan lain, Sekolah Tinggi Meteorologi Klimatologi dan Geofisika atau STMKG memberlakukan Cooper Test atau berlari cepat sejauh 2,4 KM.
Sedangkan di Sekolah Kedinasan Kementerian Perhubungan, mewajibkan peserta tes melakukan lari selama 12 menit, sit up, push up dan shuttle run.
Tes fisik atau kesamaptaan yang cukup berat diberlakukan bagi para calon taruna di sekdin Sekolah Tinggi Intelijen Negara atau STIN.
Selain lari 12 menit, sit up, push up, pull up bagi pria dan chinning bagi wanita, setiap peserta juga harus melakukan shuttle run serta renang.***