AYOJAKARTA.COM - Sekolah kedinasan merupakan salah satu jenis sekolah tinggi yang berada langsung di bawah naungan institusi pemerintah.
Karena hal tersebut, tidak mengherankan apabila sekolah kedinasan sering dianggap sebagai sekolah khusus pencetak aparatur sipil negara.
Sejalan dengan meningkatnya keinginan masyarakat Indonesia untuk menjadi abdi negara, antusiasme generasi muda terhadap sekolah kedinasan juga ikut bertumbuh.
Sebagaimana dengan para pekerja atau abdi negara di lingkup pemerintahan, sekolah kedinasan juga terbagi menjadi beberapa jenis kategori.
Karena itu, penting bagi para siswa lulusan SMA yang ingin melanjutkan studi ke sekolah kedinasan memahami perbedaan kategori tersebut.
Dengan mengetahui pengelompokkan tersebut, maka para calon taruna/taruni dapat lebih optimal menentukan pilihan.
1. Sekolah Kedinasan Militer
Jenis atau kategori sekolah kedinasan yang pertama adalah Sekolah Kedinasan Militer, merupakan perguruan tinggi pencetak calon anggota militer.
Calon taruna yang memutuskan memilih sekolah kedinasan militer, akan mendapat pendidikan serta pelatihan untuk menjadi anggota militer baik TNI ataupun Polri.
Layaknya militer, calon taruna di sekolah kedinasan militer perlu memiliki ketangkasan nalar serta tubuh yang bugar.
Baca Juga: Karakter Anime Berdasarkan Tes Kepribadian MBTI, Kamu yang Mana?
Adapun contoh dari sekolah kedinasan yang termasuk ke dalam jenis sekolah kedinasan militer misalnya Akademi Militer dari tiga matra berbeda baik Darat, Laut dan Udara.
Selain Akmil, sekolah kedinasan yang termasuk ke dalam kategori militer misalnya Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian atau STIK.
2. Sekolah Kedinasan Semi Militer
Jenis sekolah kedinasan kedua yang perlu menjadi pertimbangan bagi para calon taruna adalah sekolah kedinasan Semi Militer.
Berbeda dengan Sekdin Militer yang memang khusus disiapkan sebagai anggota TNI maupun Polri, sekolah kedinasan semi militer relatif tidak condong kepada militer.
Meski demikian, para calon taruna yang ingin memilih sekolah kedinasan semi militer juga harus memiliki nalar yang mengakar serta tubuh yang bugar.
Adapun contoh dari sekolah kedinasan yang bersifat Semi Militer antara lain Politeknik Imigrasi, IPDN, STIN, STMKG, serta PTDI.
3. Non Militer
Jenis sekolah kedinasan ketiga yang perlu dijadikan pertimbangan sebelum menentukan pilihan adalah Non Militer.
Sesuai dengan kategori yang disandang, sekolah kedinasan jenis ini relatif jauh dari dunia militer dan strategi keamanan negara.
Namun demikian, para calon taruna sekolah kedinasan jenis ini juga harus membekali diri dengan berbagai prestasi dan memenuhi kualifikasi.
Adapun beberapa contoh sekolah kedinasan Non Militer misalnya: Politeknik Keuangan Negara Sekolah Tinggi Akuntansi Negara dan Sekolah Tinggi Ilmu Statistik. ***