AYOJAKARTA.COM – Tidak lama lagi lulusan SMA/SMK sederajat akan melakukan pendaftaran Sekolah Kedinasan (Sekdin) 2024.
Salah satu keunggulan dari sekolah kedinasan adalah langsung disalurkan menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) begitu selesai menyelesaikan studi.
Lulus langsung menjadi PNS merupakan impian bagi banyak orang, sehingga banyak lulusan SMA/SMK sederajat yang berlomba-lomba untuk mendaftar sekolah kedinasan.
Lulus langsung menjadi PNS merupakan hal yang mungkin terjadi, lantaran sekolah kedinasan tersebut berada di bawah naungan kementerian atau lembaga dan bersifat ikatan dinas.
Sehingga tidak aneh apabila mahasiswa setelah lulus langsung bekerja jadi PNS di lingkungan kementerian atau lembaga tertentu.
Namun, proses seleksi untuk masuk ke sekolah kedinasan biasanya cukup ketat. Calon siswa harus melewati serangkaian tes untuk membuktikan kemampuan dan motivasi mereka.
Menjadi PNS sendiri menjadi impian bagi banyak orang, lantaran stabilitas pekerjaannya, sebagai PNS, kamu memiliki keamanan kerja yang tinggi, ini berarti kamu tidak perlu khawatir tentang pemutusan hubungan kerja (PHK).
Selain itu, gaji dan tunjangan yang diberikan kepada PNS biasanya cukup menarik. PNS memiliki jaminan gaji yang tetap dan tunjangan khusus, seperti tunjangan keluarga, tunjangan kesehatan, dan tunjangan pensiun.
Ini memberikan keamanan finansial yang baik dan memungkinkan kamu untuk hidup dengan nyaman.
Sebagai PNS, kamu juga memiliki kesempatan untuk terus belajar dan mengembangkan karir, di mana kamu memiliki kesempatan untuk naik pangkat dan mendapatkan promosi dalam hierarki PNS.
Berikut ini adalah sekolah kedinasan yang langsung jadi PNS, dikutip dari Instagram @visedu.id:
Baca Juga: PKN STAN dan POLTEK SSN: Dua Sekolah Kedinasan yang Menggunakan Skor UTBK sebagai Syarat Masuk
1. Politeknik Keuangan Negara Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (PKN STAN)
2. Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN)
3. STIN (Sekolah Tinggi Intelijen Negara)
4. Sekolah tinggi sandi negara (Poltek SSN)
5. Sekolah Tinggi Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (STMKG)
6. Politeknik Ilmu Pemasyarakatan (Poltekip)
7. Politeknik Imigrasi (Poltekim)
8. Politeknik Statistika (STIS)
9. Politeknik Transportasi Darat Indonesia
10. Politeknik Perkeretaapian Indonesia (PPI) Madiun
11. Politeknik Keselamatan Transportasi Jalan (PKTJ) Tegal
12. Politeknik Transportasi Sungai, Danau, dan Penyeberangan Palembang (Poltektrans SDP) Palembang
13. Politeknik Transportasi Darat (Poltrada) Bali
14. Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran (STIP) Jakarta
15. Politeknik Ilmu Pelayaran (PIP) Makassar
16. Politeknik Pelayaran (Poltekpel) Surabaya
17. Politeknik Ilmu Pelayaran (PIP) Semarang
18 Politeknik Pelayaran (Poltekpel) Sumatera Barat
19. Politeknik Pelayaran (Poltekpel) Banten
20. Politeknik Pelayaran (Poltekpel) Malahayati Aceh
21. Politeknik Pelayaran (Poltekpel) Barombong
22. Politeknik Pelayaran (Poltekpel) Sorong
23. Politeknik Pelayaran (Poltekpel) Sulawesi Utara
24. Politeknik Penerbangan Indonesia (PPI) Curug
25. Politeknik Penerbangan (Poltekbang) Makassar
26. Politeknik Penerbangan (Poltekbang) Medan
27. Politeknik Penerbangan (Poltekbang) Surabaya
28. Akademi Penerbang Indonesia (API) Banyuwangi
29. Politeknik Pelayaran (Poltekpel) Jayapura
30. Politeknik Penerbangan (Poltekbang) Palembang
***