Pendidikan

6 Hal yang Perlu Diketahui Masuk Jurusan Kuliah Kedokteran, Tak Langsung Dapat Gelar dr Setelah Lulus

Oleh: Nadya Donna Putri Rabu 20 Mar 2024, 13:36 WIB
Ilustrasi jurusan Kedokteran.

AYOJAKARTA.COM — Jurusan kuliah Kedokteran sangat diminati di Indonesia. Setiap tahunnya jurusan ini selalu masuk ke peringkat atas dengan peminat terbanyak.

Apabila ingin masuk jurusan kedokteran, maka perlu untuk mencari tahu tentang beberapa hal. Salah satunya adalah tentang gelar.

Ternyata, setelah lulus dari jurusan kuliah kedokteran tak bisa langsung dapat gelar dr atau dokter. Mengapa?

Berikut adalah 6 hal yang perlu diketahui ketika masuk jurusan kuliah kedokteran dikutip AyoJakarta.com dari Instagram @masukptn.

Baca Juga: Prediksi Skor Lolos UTBK SNBT 2024 Prodi Kedokteran di 8 PTN Favorit, Ada Kampus Incaranmu?

1. Memakai Sistem Blok

Sistem Blok yaitu terdiri dari pre-klinik dan klinik. Pre-klinik dilakukan ketika sebelum koas dan di tahun pertama mempelajari Biologi, Fisika, serta Kimia.

Pada tahun kedua dan ketiga akan mempelajari tentang organ. Saat masuk masa klinik atau menjalankan koas, akan praktik di rumah sakit.

2. Gelar Kedokteran

Pada saat seorang mahasiswa dari jurusan kuliah kedokteran lulus, ia tak bisa langsung dapat gelar dokter atau dr.

Ia akan menerima gelar S.Ked yang berarti Sarjana Kedokteran. Agar bisa memperoleh gelar dokter atau dr, harus melalui berbagai macam tahap.

Seperti misalnya menjalankan koas dan berpindah-pindah rumah sakit saat praktik serta mengikuti ujian sertifikasi.

3. Masa Koas

Koas adalah masa sarjana kedokteran yang telah lulus untuk praktik di rumah sakit berdasarkan stasenya.

Koas berjalan selama 1,5 tahun. Ada 3 stase dalam masa koas. Stase kecil selama 3 minggu, sedang 5 minggu, dan besar 10 minggu. Namun bisa tergantung dari kebijakan rumah sakit tempat koas.

Kalau praktik lapangan kedokteran biasanya menghabiskan waktu selama 2 tahun pada umumnya.

4. UKMPPD

Setelah selesai koas, nantinya sarjana kedokteran akan menjalankan ujian kompetensi yang disebut UKMPPD.

UKMPPD adalah Ujian Kompetensi Mahasiswa Program Profesi Dokter. Dalam 1 tahun, ada 3 hingga 4 kali ujian UKMPPD.

Agar bisa melanjutkan ke tahap internship atau magang, harus lulus ujian UKMPPD ini terlebih dahulu.

5. Wisuda dan Bukti Angkat Sumpah

Setelah lulus dari UKMPPD, sarjana kedokteran akan menjalankan wisuda dan angkat sumpah.

Nantinya akan ada benda pusaka dalam prosesi tersebut yaitu ijazah profesi dokter dan surat bukti angkat sumpah.

6. Internship

Internship atau magang dilakukan selama satu tahun di tiga tempat yang berbeda. Ada di puskesmas kecamatan, puskesmas kelurahan, dan IGD rumah sakit.

Pembagian waktu internship juga berbeda antara daerah yang satu dengan lainnya. Ada yang di puskesmas kecamatan 4 bulan, puskesmas kelurahan 4 bulan, dan IGD rumah sakit 4 bulan.

Namun, ada juga yang di IGD rumah sakit 8 bulan karena termasuk di bangsal selama 4 bulan dan 4 bulan sisanya di puskesmas.

Baca Juga: HORE!! 10 PTN Ini Buka Jurusan Kedokteran 2024, Ada Kampus UPI dan IPB Loh, Buruan Cek

Itulah 6 hal yang perlu diketahui ketika masuk jurusan kuliah Kedokteran.***

Reporter Nadya Donna Putri
Editor Tedi Rukmana