Pendidikan

Selain Syarat Akademik, Ini Jenis Tes Fisik atau Tes Kebugaran yang Harus Diikuti oleh Calon Taruna Sekolah Kedinasan

Oleh: Karseno AJ Senin 31 Mar 2025, 16:49 WIB
Tes Kebugaran atau tes fisik merupakan salah satu proses yang harus dilewati oleh setiap calon taruna saat ingin masuk ke Sekolah Kedinasan.

AYOJAKARTA.COM -- Tes Kebugaran atau tes fisik merupakan salah satu proses yang harus dilewati oleh setiap calon taruna saat ingin masuk ke Sekolah Kedinasan.

Melalui tes kebugaran atau tes fisik, kemampuan motorik serta ketahanan fisik dari masing-masing calon taruna sekolah kedinasan akan diuji.

Para calon taruna yang telah dinyatakan lulus tes kebugaran atau tes fisik, akan dipertimbangkan untuk bisa diterima di instansi sekolah kedinasan.

Baca Juga: Membuka Kesempatan Menjadi ASN untuk Taruna, Inilah 9 Sekolah Kedinasan yang Memiliki Program Ikatan Dinas

Selain lulus tes fisik dan kualifikasi akademik, setiap instansi sekolah kedinasan juga menerapkan sejumlah kebijakan berbeda sebelum ditetapkan menjadi taruna.

Sebagai acuan bagi calon taruna sebelum masuk ke sekolah kedinasan, berikut adalah jenis-jenis tes fisik yang diselenggarakan di beberapa Perguruan Tinggi Kedinasan.

Politeknik Keuangan Negara Sekolah Tinggi Akuntansi Negara atau PKN STAN, memberlakukan sejumlah tes fisik sebagai prasyarat kelulusan.

Adapun jenis tes fisik atau kebugaran yang diadakan di PKN STAN antara lain Lari selama 12 menit, Push dan Sit Up selama Satu menit, serta Shuttle Run sebanyak Tiga Kali Putaran.

Baca Juga: Bukan Cuma Akademik dan Fisik! Ternyata Passion Juga Jadi Pertimbangan Sebelum Masuk Sekolah Kedinasan, Ini Alasannya

Berbeda dengan PKN STAN, Institut Pemerintahan Dalam Negeri atau IPDN memberlakukan jenis tes fisik atau kebugaran lebih bervariatif.

Di samping keempat jenis tes kebugaran seperti PKN STAN, calon taruna IPDN juga wajib mengikuti tes Pull Up atau Chinning selama Satu menit.

Politeknik Siber dan Sandi Negara atau Poltek SSN yang berada dibawah naungan Badan Sandi dan Siber Negara atau BSSN, juga memberlakukan tes fisik atau kebugaran.

Jenis tes yang harus diikuti oleh calon taruna SSN antara lain Lari selama 12 menit, Push up dan Sit up selama satu menit serta Pull Up atau Chinning selama Satu menit.

Baca Juga: Punya Rencana Studi di Sekolah Kedinasan? Pastikan Nilai Raport Minimal Calon Taruna Memenuhi Persyaratan

Bagi calon taruna Sekolah Tinggi Intelijen Negara atau STIN, jenis tes fisik yang dilakukan meliputi Lima varian.

Di samping Lari selama 12 menit, Push Up, Sit Up dan Pull Up selama Satu menit, calon taruna STIN juga diharuskan mengikuti Shuttle Run sebanyak Tiga Kali putaran.

Varian-varian tes fisik atau kebugaran yang tidak jauh berbeda juga diterapkan oleh sejumlah instansi sekolah kedinasan seperti Poltekim dan Poltekip serta Kemenhub.

Baca Juga: Punya Peluang Lulus Lebih Besar, Inilah Daftar Instansi Sekolah Kedinasan dengan Jumlah Peminat Paling Sedikit

Sementara di Politeknik Sekolah Tinggi Ilmu Statistika atau Polstat STIS, instansi memberikan jenis tes kebugaran yang lebih bervariasi.

Bagi calon taruna Sekolah Tinggi Meteorologi Klimatologi dan Geofisika atau STMKG, fisik calon taruna akan diuji dengan Cooper Test.

Cooper Test adalah bagian dari tes kesamaptaan yang mengharuskan calon taruna berlari secepat mungkin dengan jarak tempuh sejauh 2,4 kilometer.***

Reporter Karseno AJ
Editor Eneng Reni Nuraisyah Jamil