Pendidikan

Ujian Nasional Resmi Digantikan oleh Tes Kemampuan Akademik: Sistem Evaluasi Baru yang Lebih Fleksibel?

Oleh: Fajar Ari Wibowo Kamis 27 Feb 2025, 14:42 WIB
Ilustrasi. Ujian Nasional

AYOJAKARTA.COM - Pemerintah, melalui Kementerian Pendidikan, Dasar, dan Menengah (Kemdikdasmen), telah mengumumkan kebijakan penting yang menggantikan Ujian Nasional (UN) dengan Tes Kemampuan Akademik (TKA).

Sistem baru ini mulai diberlakukan pada November 2025 mendatang dan bersifat opsional, tidak lagi menjadi syarat kelulusan siswa.

Sistem Evaluasi yang Tidak Membebani Siswa

Perubahan ini diambil untuk menciptakan sistem evaluasi yang lebih fleksibel dan mengurangi beban siswa yang selama ini bergantung pada satu ujian besar.

Baca Juga: KJP Plus Tahap I Tahun 2025 CAIR Sebelum Ramadhan? Begini Cara Cek Status Penerima untuk Siswa DKI Jakarta

TKA menitikberatkan pada penilaian aspek prestasi dan keterampilan, sehingga diharapkan dapat memberikan peluang lebih luas bagi siswa dalam mengembangkan potensi mereka secara optimal.

Dengan demikian, TKA tidak hanya berfungsi sebagai alat ukur akademik, tetapi juga sebagai indikator seleksi jalur prestasi ke perguruan tinggi negeri (PTN).

Seleksi Jalur Prestasi ke PTN

Salah satu keunggulan dari TKA adalah perannya sebagai indikator dalam seleksi masuk perguruan tinggi negeri.

Sistem ini memungkinkan penilaian yang lebih komprehensif dengan mempertimbangkan prestasi dan keterampilan siswa secara menyeluruh.

Baca Juga: Gebrak Pasar Indonesia! Intip Bocoran Spesifikasi Tecno Pova 7: Baterai 6500mAh dan Fast Charging 90W

Dengan pendekatan ini, calon mahasiswa tidak hanya dinilai berdasarkan nilai ujian semata, tetapi juga melalui pencapaian prestasi yang relevan, sehingga dapat meningkatkan kualitas seleksi masuk PTN.

Penerapan pada Pendidikan Dasar dan Menengah

Tak hanya untuk jenjang pendidikan atas, kebijakan ini juga akan diterapkan pada tingkat pendidikan dasar dan menengah mulai tahun 2026.

Meskipun TKA di tingkat ini tidak akan menentukan kelulusan siswa, sistem ini akan digunakan sebagai bagian dari proses seleksi masuk ke SMP dan SMA.

Langkah ini diharapkan dapat membantu mengidentifikasi potensi terbaik sejak dini, sehingga setiap siswa mendapatkan perhatian yang lebih personal sesuai dengan bakat dan minatnya.

Harapan dan Tantangan Implementasi

Meski TKA menawarkan berbagai keunggulan, implementasinya perlu dipantau secara ketat agar berjalan efektif dan adil bagi semua pihak.

Pihak Kemdikdasmen mengimbau agar seluruh pemangku kepentingan, mulai dari sekolah, guru, hingga orang tua, mendukung sistem evaluasi baru ini dengan semangat inovasi dan kolaborasi.

Baca Juga: Peluncuran SEMAKIN DEKAT! Samsung Galaxy A56 5G Bocorkan Peningkatan Spek dan Fitur AI 'Awesome Intelligence'

Dengan adanya mekanisme evaluasi yang lebih holistik, diharapkan pendidikan nasional dapat lebih adaptif dan responsif terhadap perkembangan zaman serta kebutuhan pasar kerja di masa depan.

Kebijakan penggantian UN dengan TKA menandai era baru dalam sistem pendidikan Indonesia.

Tidak hanya menekankan nilai akademik semata, tetapi juga memberikan ruang bagi pengembangan kreativitas, keterampilan, dan prestasi siswa secara menyeluruh.***

Reporter Fajar Ari Wibowo
Editor Desi Kris