Pendidikan

Nilai Rata-rata Rapor SNBP 2025 di IPB: Ternyata Prodi Ilmu Gizi Lebih Tinggi dari Teknologi Pangan

Oleh: Fajar Ari Wibowo Kamis 30 Jan 2025, 16:26 WIB
Illustrasi. Nilai Rata-rata Rapor SNBP 2025 di IPB: Ternyata Prodi Ilmu Gizi Lebih Tinggi dari Teknologi Pangan

AYOJAKARTA.COM - Pejuang PTN dimanapun berada, simak yuk kabar terbaru seputar seleksi SNBP 2025 di IPB.

Pada kesempatan ini, kami hadir untuk memberikan informasi penting mengenai nilai rata-rata rapor untuk lolos di SNBP 2025 IPB.

Sedikitnya telah dirangkum ada 10 program studi (prodi) di IPB dengan nilai rata-rata rapor sebagai tolok ukur kelulusan SNBP 2025.

Baca Juga: Tidak Semua Perangkat Dapat! Ini 4 Fitur Terbaru dari WhatsApp, Sudah Coba?

Deretan prodi di IPB ini bisa jadi panduan untuk kalian yang berencana melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi negeri.

Tahun 2025, seleksi SNBP tetap menjadi salah satu jalur utama untuk masuk ke PTN, termasuk Institut Pertanian Bogor.

Namun, perlu diingat bahwa tinggi rendahnya nilai rapor tidak menjamin kelulusan.

Ada beberapa faktor lain seperti sertifikat nasional, domisili provinsi, konsistensi nilai, dan track record alumni yang turut memengaruhi peluang diterima.

Berikut adalah informasi nilai rata-rata rapor untuk beberapa program studi di IPB yang patut dicatat oleh para calon mahasiswa:

1. Agribisnis: 90,48

2. Agronomi dan Hortikultura: 89,88

3. Akuntansi: 90,31

4. Ilmu Gizi: 90,72

5. Ilmu Komputer: 90,00

6. Manajemen: 90,60

7. Ekonomi Syariah: 89,75

8. Teknologi Pangan: 89,80

9. Biokimia: 88,69

10. Fisika: 86,59

Baca Juga: Penuh Haru, Ibu yang Anaknya Kejang di Rest Area Telepon Mayor Teddy Ucap Terima Kasih

Jika dilihat dari data di atas, Prodi Ilmu Gizi mempunyai nilai rata-rata rapor yang paling tinggi yaitu 90,72.

Sedangkan Prodi Teknologi Pangan dan Ekonomi Syariah hanya berbeda tipis dengan nilai 89,80 dan 89,75.

Perlu dicatat, meskipun nilai rapor penting, faktor lain seperti nilai akademis dan prodi yang sesuai dengan minat serta kemampuan juga akan sangat berpengaruh.***

Reporter Fajar Ari Wibowo
Editor Jinan Vania Barizky