AYOJAKARTA.COM - Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) 2025 memiliki empat tahapan kritis yang dirancang untuk memastikan kualitas dan profesionalisme tenaga pendidik.
Tahap pertama adalah seleksi administrasi, di mana calon peserta harus memenuhi persyaratan ketat yang mencakup verifikasi dokumen, kualifikasi akademik, dan rekam jejak profesional.
Para guru yang telah terdaftar di Dapodik memiliki kesempatan lebih besar untuk lolos dengan proses seleksi yang mempertimbangkan berbagai faktor seperti latar belakang pendidikan, pengalaman mengajar, dan prestasi profesional.
Sistem seleksi administrasi menggunakan platform digital yang memungkinkan proses penilaian yang transparan, objektif, dan efisien.
Tahap kedua dan ketiga melibatkan proses pemanggilan dan lapor diri digital yang merupakan inovasi signifikan dalam sistem sertifikasi guru.
Baca Juga: Kode Rahasia 12 Digit NRG 2024 yang Menentukan Profesional Guru di Indonesia
Setelah dinyatakan lolos seleksi administrasi, peserta akan menerima notifikasi resmi melalui Ruang GTK.
Dengan pemanggilan dilakukan secara bertahap berdasarkan bidang studi, kapasitas lembaga, dan wilayah.
Proses lapor diri dilakukan sepenuhnya secara online melalui platform digital yang disediakan oleh masing-masing Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK).
Para peserta dapat mendaftarkan diri melalui website resmi atau formulir Google, mengunggah dokumen persyaratan, dan bergabung dalam gurp komunikasi khusus yang dibentuk oleh masing-masing lembaga.
Setiap LPTK akan membuat saluran komunikasi seperti WhatsApp atau Telegram untuk memfasilitasi koordinasi dan berbagai informasi penting.
Tahap terakhir adalah periode pembelajaran mandiri di Ruang GTK yang merupakan platform digital komprehensif untuk pengembangan kompetensi guru.
Satu minggu setelah proses lapor diri, peserta akan mengakses modul-modul pembelajaran untuk 24 program studi berbeda, mulai dari PGSD, Bimbingan Konseling, hingga Bahasa Inggris.
Platform ini menyediakan materi pembelajaran lengkap, termasuk kunci jawaban, latihan soal, studi kasus, dan webinar profesional.
Tim pembimbing yang berpengalaman akan memberikan dukungan intensif, siap membantu peserta kapan pun dibutuhkan, untuk memastikan kesiapan maksimal dalam menghadapi ujian sertifikasi.
Sistem ini dirancang untuk memberikan pengalaman belajar yang mendalam, interaktif, dan disesuaikan dengan kebutuhan pengembangan kompetensi guru di era digital.