AYOJAKARTA.COM -- Kabar mengejutkan datang dari persepakbolaan Indonesia.
Beberapa klub di Indonesia masuk ke dalam daftar klub yang disanksi FIFA, salah satunya adalah Persija Jakarta.
Dalam rilisan tersebut, FIFA membeberkan daftar klub yang tidak boleh mengikuti aktivitas transfer pemain pada jendela transfer.
Dari ribuan klub di seluruh dunia yang disanksi FIFA, ada lima klub yang berasal dari Indonesia.
Baca Juga: Menyuruh Bermain Kasar Melawan Persija U-16, Official Barito Putera U-16 Ditegur Komdis PSSI
Berikut daftar klub Indonesia yang disanksi oleh FIFA.
Klub-klub Indonesia yang masuk ke dalam daftar sanksi di antaranya Persija Jakarta, Persiwa Wamena, Persikab Kabupaten Bandung, Persiraja Banda Aceh dan SADA Sumut FC.
Empat klub yakni Persija Jakarta, Persikab Kabupateb Bandung, Persiraja Banda Aceh dan SADA Sumut FC tidak diperbolehkan mengikuti aktivitas transfer selama tiga periode.
Baca Juga: Ryo Matsumura Minta The Jakmania Mengerti Situasi Persija, Ada Masalah di Tim?
Maksudnya, keempat klub tersebut tidak diperkenankan membeli pemain dalam tiga jendela transfer.
Artinya, keempat klub tersebut tidak bisa membeli pemain baru hingga jendela transfer tahun 2025.
Khusus untuk Persiwa Wamena, sanksi yang diberikan FIFA sudah berlaku sejak tahun 2022 dan hukuman dicabut dalam waktu yang tidak ditentukan.
Masih belum ada statement resmi dari PSSI maupun dari pihak klub terkait rilisan sanksi FIFA tersebut.
Baca Juga: Gustavo Almeida Siap Bawa Persija ke Papan Atas BRI Liga 1
Penyebab kelima klub tersebut disanksi FIFA masih belum diketahui sampai saat ini.
Namun untuk Persija Jakarta terindikasi bahwa sanksi tersebut terkait atas tunggakan gaji striker Persija asal Kroasia, Marco Simic.
Pada 2023 lalu, Marco Simic memenangkan gugatan di FIFA terkait tunggakan gaji sebesar Rp7 miliar.
Meski demikian, belum ada statement resmi dari kubu Persija Jakarta terkait klubnya yang masuk daftar sanksi FIFA.***