AYOJAKARTA.COM — Kepindahdan Witan Sulaeman secara pinjaman ke Bhayangkara FC menjadi perbincangan hangat bagi pencinta sepakbola Indonesia khususnya The Jakmania, suporter setia Persija Jakarta.
Pasalnya, terdapat 2 pernyataan berbeda antara bos Bhayangkara FC, Sumardji dengan pernyataan Ketua The Jakmania soal kepindahan Witan.
Menurut Sumardji kepindahan Witan ke Bhayangkara FC adalah karena pihak Persija sendjri yang menawarkannya.
"Kalau soal peminjaman Witan, Persija sendiri yang menawarkan kepada kami. Sebetulnya tidak hanya Witan, akan tetapi ada satu pemain lagi yang ditawarkan kepada kami. Tapi akhirnya kami hanya meminjam Witan," tegas Sumardji dikutip dari laman resmi klub.
Baca Juga: Bos Bhayangkara FC Beri Klarifikasi soal Kepindahan Witan: Persija Sendiri yang Menawarkan
Sumardji juga mengungkapkan bahwa peminjaman Witan mengeluarkan biaya kompensasi yang sangat besar.
"Untuk peminjaman Witan, biaya yang kami keluarkan sangat besar. Jadi semua proses pelepasan dengan skema apa pun tetap harus ada kompensasinya. Tidak benar jika hanya mendatangkan begitu saja," kata Sumardji.
Sementara Ketua The Jakmania, Diky Sumarno memberikan tanggapan yang berbeda mengenai kepindahan Witan Sulaeman.
Dia menyebut bahwa kepindahan Witan.dari Persija ke Bhayangkara FC adalah atas dasar keinginan sang pemain.
Diky mengatakan bahwa kesepakatan telah ditemukan sebelum putaran kedua Liga 1 belum dimulai.
“Berdasarkan info yang gue tau dari beberapa waktu lalu, peminjaman Witan ke Bhayangkara adalah kemauan pemain itu sendiri. Tapi lebih jelasnya, biar Persija dan Witan sendiri yang menyampaikan faktanya. Kesepakatan peminjaman Witan sebelum putaran kedua dimulai. Menyebalkan karena Witan main bagus di 2 match terakhir dan Persija udah nemu ritme yang enak,” ujar Diky dikutip dari Instagram @officialstp1928.
“Gue juga udah minta untuk dibatalin peminjaman Witan setelah match lawan PSM, sayangnya memang semua perjanjian udah disepakati dan ga mungkin dibatalkan. Peminjaman pemain ga sepihak Pasti ada kesepakatan dan persetujuan dari berbagai pihak, baik itu kedua klub, dan pemain itu sendiri. Yang sering main game fifa pasti tau kok hal kaya begini pas main jd manajer di carrer mode Jadi pemahaman gue, kalau emang Witan ga mau dipinjemin, dia ga akan iyain kesepakatan itu. Tapi sekali lagi, biarkan Persija dan pemain itu yg bicara sendiri seperti apa situasinya,” lanjut Diky.
Baca Juga: Big Match Persija vs Arema Minggu 12 Februari 2023, Akankah Jadi Debut Witan Sulaeman?
Witan Sulaeman mengomentari postingan tentan pernyataan Diky Sumarno tersebut dengan nada marah.
"Jangan sok tau!! Dan jangan bikin statement kalau tidak tau apa-apa mending diam!!!" tulisnya dikutip dari akun Instagram pribadi Witan Sulaiman.
Dari pernyataan Sumardji yang mengatakan bahwa Persija yang menawarkan Witan dan pernyataan Diky Sumarno yang dibantah Witan, disinyalir bahwa kepindahan Witan memang keinginan dari manajemen Persija.
Dugaan soal manajemen Persija Jakarta yang menunggak gaji pemainnya pun kembali menyeruak ke permukaan.
Hal itulah yang membuat manajemen Persija rela meminjamkan Witan yang merupakan salah satu pemain kuncinya.
Apalagi, Sumardji mengatakan bahwa Bhayangkara FC mengeluarkan biaya yang sangat besar dalam peminjaman Witan.
Dugaan soal penunggakan gaji tersebut makin diperkuat dengan adanya curhatan dari istri salah satu pemain Persija Jakarta, Oliver Bias sebelum Witan resmi meninggalkan Persija.
Pada sebuah foto di Instagram yang diunggah pada, Kamis, 9 November 2023. Lavin Kaye atau istri Oliver Bias ini megutarakan isi hatinya.
"hope football teams like persija actually pay their players."
"berharap tim sepak bola seperti persija benar-benar membayar pemainnya," tulis Lavin Kaye melalui unggahan di Instagram-nya @lavinkaye.
Meski begitu, belum ada pernyataan resmi dari manajemen Persija Jakarta mengenai alasan kepindahan Witan dan isu penunggakan gaji ini.***