Yamaha

7 Manfaat Memelihara Hewan

  Rabu, 03 April 2019   Rizma Riyandi
Ilustrasi

JAKARTA PUSAT, AYOJAKARTA.COM--Bagi pencinta hewan, memelihara binatang adalah sebuah kegiatan mengasyikkan yang dilakukan dengan ikhlas dan senang hati. Bahkan, tak jarang ada yang menganggap hewan peliharaannya  sebagai anggota keluarga sendiri.

Mayoritas pecinta hewan memang memelihara hewan karena senang, mamun ternyata, kegiatan ini bisa membawa banyak keuntungan lho. Apa saja itu? Simak uraian yang dilansir dari WebMD, Rabu (3/4/2019) berikut.

1. Mengusir stres

Entah itu karena masalah di rumah atau di kantor, stres membuat tubuh memproduksi hormon kortisol berlebihan. Menurut dosen psikologi di University of Texas School  of Public Health, Blair Justice, kondisi ini dapat membuat kita gampang sakit.

Selain itu, stres juga dapat meningkatkan tekanan darah dalam jangka panjang apabila dibiarkan terus.

Memelihara hewan merupakan bentuk aktivitas menyenangkan untuk mengusir stres. Bermain bersama binatang peliharaan dapat secara langsung menurunkan kortisol sembari meningkatkan kadar hormon serotonin, oksitosin, dan dopamin dalam tubuh.

Serotonin, oksitosin, dan dopamin adalah hormon yang dapat menciptakan rasa senang, bahagia, dan ketenangan ketika kita dilanda stres atau merasa cemas. Menariknya, kadar hormon-hormon ini akan berangsur bertambah semakin lama kita bermain bersama peliharaan.

2. Menyehatkan jantung

Ternyata, bukan cuma pola makan dan olahraga yang bisa menyehatkan jantunh. Merawat binatang piaraan juga secara tidak langsung memberi manfaat yang sama.

Hal ini karena memelihara binatang dpaat membantu menurunkan kadar trigliserida dan kolesterol yang merupakan salah satu faktor penyakit jantung.

3. Mencegah alergi

Ada anggapan bahwa anak yang tinggal seatap dengan hewan peliharaan berbulu cenderung lebih rentan kena alergi. Itulah mengapa banyak anjuran untuk tidak memelihara binatang, khususnya jika anak memang sudah punya alergi.

Namun, memelihara anjing atau kucing justru berpotensi baik buat anak-anak yang tidak memiliki alergi. Menurut dokter anak di University of Wisconsin-Madison, James E. Gern, MD, anak-anak yang punya peliharaan berbulu di rumahnya ternyata berisiko lebih rendah terkena alergi dan asma.

Gern berpendapat bahwa kehadiran binatang piaraan membantu meningkatkan sistem imun anak-anak karena mereka sudah terbiasa terpapar oleh alergen.

4. Mengurangi rasa sakit

Tak hanya jadi pelipur lara, bermain bersama binatang peliharaan ternyata dapat mempercepat pemulihan rasa sakit pascaoperasi.

Hal tersebut dibuktikan oleh sebuah penelitian yang dimuat dalam jurnal Anthrozoos. Dalam penelitian tersebut, disebutkan orang yang menghabiskan waktu barang 15 menit bermain bersama anjing usai operasi penggantian sendi lebih sedikit mengonsumsi obat antinyeri. Sebaliknya, orang yang menjalani pemulihan tanpa didampingi binatang peliharaannya justru minum obat pereda nyeri lebih sering.

5. Membantu mengobati kanker

Binatang sebagai pendamping pasien (pet therapy) nampaknya tidak perlu diragukan lagi. Selain membantu proses pemulihan operasi, hewan peliharaan juga dapat meringankan proses pengobatan kanker.

Menurut penelitian dalam British Medical Journal, anjing peliharaan ternyata memiliki kemampuan untuk mendeteksi perkembangan kanker usus tahap awal melalui sampel napas dan feses manusia. Tak hanya itu, terapi dampingan hewan peliharaan juga berpotensi membantu mempercepat penyembuhan kanker.

Dokter berpendapat bahwa bermain dengan binatang membantu mengurangi kelelahan dan rasa sakit yang sering dikeluhkan pasien kanker.

Cara kerjanya sama seperti melepaskan stres. Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, berinteraksi langsung dengan hewan peliharaan bisa membantu membuat pikiran lebih tenang.

Hasilnya, kadar hormon kortisol yang menyebab stres perlahan akan menurun dan tergantikan dengan hormon endorfin. Hormon endorfin adalah hormon yang membuat kita merasa tenang dan nyaman, sekaligus juga meredakan nyeri secara alami.

6. Mengusir sepi

Banyak yang beranggapan bahwa hanya lansia saja yang bisa kesepian. Padahal, siapa saja bisa merasa kesepian.

Namun, rasa kesepian tidak boleh dianggap sepele. Jika dibiarkan, kesepian bisa berkembang menjadi depresi, penyakit jantung, bahkan penyakit Alzheimer dan demensia.

Jika kamu sering merasa kesepian, tidak ada salahnya mengadopsi sahabat berbulu dari tempat adopsi hewan terdekat.

Penelitian terbitan jurnal Aging and Mental Health melaporkan bahwa bermain bersama hewan peliharaan di waktu senggang efektif untuk mengusir kesendirian. Penelitian itu juga menyebutkan orang lansia yang hidup sendiri tapi memelihara hewan di rumah lebih jarang merasa kesepian ketimbang lansia lain yang tidak ditemani oleh peliharaan.

7. Mengoptimalkan kerja otak

Mungkin selama ini kita hanya mengwtahui cara mengasai otak adalah dengan belajar atau bekerja.

Percaya atau tidak, memelihara binatang di rumah ternyata dapat membantu menajamkan fungsi kognitif otak. Fungsi kognitif adalah kemampuan untuk berpikir, mengingat, memperhatikan, memecahkan masalah, membuat keputusan, hingga berbahasa. Menarik bukan?

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar