Yamaha

Belasan Preman Ditangkap Polres Metro Jakarta Barat

  Rabu, 10 April 2019   Rizma Riyandi
Satuan Reskrim Polres Metro Jakarta Barat menangkap belasan preman yang diduga terlibat pengeroyokan terhadap seorang pemuda bernama Ari Kuswanto (23) pada Minggu (7/4) malam, di Cengkareng, Jakarta Barat. (Foto: ANTARA/Istimewa)

JAKARTA BARAT, AYOJAKARTA.COM--Satuan Reskrim Polres Metro Jakarta Barat menangkap belasan preman diduga terlibat pengeroyokan. Aksi brutal tersebut dilakukan terhadap seorang pemuda bernama Ari Kuswanto (23) pada Minggu (7/4) malam di Cengkareng, Jakarta Barat.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat AKBP Edi Suranta Sitepu, di Jakarta, Rabu (10/4/2019), menjelaskan kejadian bermula ketika korban sedang duduk sambil mengobrol dengan ketiga temannya.

Kemudian, satu orang laki-laki yang tidak dikenal oleh korban datang menghampiri dan meminta maaf karena takut temannya yang sedang mabuk mengganggu. Tidak lama kemudian ada suara teriakan “Woi“ dengan suara kencang yang membuat korban dan ketiga temannya menoleh ke arah teriakan tersebut.

Lalu, satu orang yang berambut pirang dan dikuncir menghampiri korban dan rekannya, lantas berkata “Apa lu nggak terima?“ sebanyak tiga kali, dan setelah itu ketiga teman korban langsung dipukul berkali-kali, sedangkan korban dipukul sebanyak satu kali lalu ditendang di bagian wajah sebelah kiri.

"Atas kejadian tersebut korban mengalami luka memar di bawah mata sebelah kiri, sehingga kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Mapolres Metro Jakarta Barat," kata AKBP Edi.

Setelah menerima laporan tersebut, Kanit Kriminal Umum Polres Metro Jakarta Barat Iptu Dimitri Mahendra langsung bergerak ke lokasi kejadian dan segera menangkap para pelaku pengeroyokan tersebut.

"Kami amankan dua orang pelaku yang berinisial JILA (21) dan SLK (22)," kata Dimitri pula.

Selain menangkap kedua tersangka, polisi juga mengamankan 19 orang untuk sementara berstatus sebagai saksi, yakni DJ (41), KL (21), NRM (24), JMT (27), PTS (28), MFH (19), RS (31), AN (27), UR (41), AS (25), JL (20), LG (19), RS (21), AP (39), ASP (28), ZIS (21), AMX (27), NL (29), dan RR (22).

"Para tersangka pengeroyokan kami kenakan pasal 170 KUHP dan kami masih memintai keterangan terhadap 19 orang yang turut diamankan," ujarmya pula.

Dimitri mengatakan para pelaku melakukan pengeroyokan terhadap korban akibat pengaruh minuman keras.

"Motif para pelaku melakukan pengeroyokan kepada korban karena mereka konsumsi minuman keras," ujarnya lagi.

  Tags Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar