Yamaha

Komplotan Perampok di Palmerah Dibekuk Polisi

  Senin, 22 April 2019   Rizma Riyandi
Ilustrasi--Kapolres Gorontalo Kota AKBP Robin Lumban Raja (kanan) didampingi Kasatreskrim AKP Hendy Senonugroho (kiri) menunjukan tersangka perampokan dan pembunuhan berinisial K (34) (tengah) kepada wartawan di Mapolres Gorontalo Kota, Kota Gorontalo, Gorontalo, Sabtu (23/3/2019) malam. Tersangka ditangkap di Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan setelah melarikan diri usai melakukan pembunuhan dua warga dan melukai dua orang lainnya pada Senin (18/3) lalu. ANTARA FOTO/Adiwinata Solihin/pd.

JAKARTA BARAT, AYOJAKARTA.COM--Kaki tiga dari empat pelaku pencurian dengan kekerasan terhadap ojek daring di Palmerah ditembak polisi lantaran melakukan perlawanan kepada petugas Kepolisian saat akan ditangkap.

Pelaku melawan petugas menggunakan senjata tajam ketika akan ditangkap pada Minggu (21/4) dini hari.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Barat AKBP Edi Suranta Sitepu mengatakan, keempat pelaku ditangkap di tempat berbeda. Pelaku SJ (29) dan SL (17) ditangkap di Parkiran Maybank Jalan Pluit Kencana Nomor 82, Pluit, Penjaringan, Jakarta Utara.

Sedangkan MO (24) ditangkap di Jalan Panjang Pesing Koneng, Kedoya Utara, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, dan TK (20) ditangkap di Jalan Blimbing Kampung Belakang, Blimbing, Kosambi, Tangerang.

"Pelaku ada lima orang, tersangka RA (27) masih dalam pengejaran. Bukan hanya di satu tempat saja mereka melakukan aksinya. Kita masih kembangkan," ujar Edi, Senin (22/4/2019).

Kejadian yang menimpa korban berinisial AK (37) di Jalan Arjuna, Kemanggisan, Palmerah, Jakarta Barat, pada Senin (8/4). Korban yang bekerja sebagai pengemudi ojek daring sedang dalam perjalanan pulang dan melintas di lokasi kejadian.

Saat melintas, korban tiba-tiba dihadang oleh tiga sepeda motor yang dikendarai oleh lima pelaku yang kemudian langsung menyerang korban.

Salah satu pelaku mengambil kunci kontak sepeda motor korban, sedangkan pelaku yang lain mengancam korban menggunakan senjata api dan golok untuk memberikan rasa takut kepada korban dan merampas barang-barang milik korban.

"Selanjutnya pelaku langsung pergi dan membawa kabur satu unit sepeda motor milik korban," kata Edi.

Korban kemudian langsung melaporkan kejadian tersebut ke pihak Kepolisian yang kemudian langsung melakukan pengembangan dan berdasarkan laporan korban, polisi berhasil membekuk empat dari lima pelaku.

  Tags Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar