Yamaha

Pelajaran Antikorupsi di Bogor Mulai Berjalan Tahun Ajaran Baru

  Jumat, 03 Mei 2019   Husnul Khatimah
Bima Arya saat memberikan materi pelajaran antikorupsi di SMP N 7. (ayobogor.com/Husnul Khatimah)
BOGOR, AYOJAKARTA.COM--Kepala Dinas Pendidikan Kota Bogor Fahrudin menyebut pendidikan antikorupsi akan mulai diberlakukan secara formal di awal semester tahun ajaran baru Juli 2019 mendatang. 
 
"Tapi untuk proses dan segala macemnya di Mei-Juni ini selesai. Kita akan susun silabusnya, satu atau dua minggu ini selesai,” ungkap Fahrudin, Kamis (2/5/2019).
 
Ia menambahkan, pendidikan antikorupsi akan terintegrasi di semua mata pelajaran. “Definisi tentang korupsi, gratifikasi, pengetahun korupsi masuk di PKN. Tapi untuk sikap dan keterampilan masuk dalam semua mata pelajaran. Norma agama masuk di pelajaran agama, seperti apa hukumnya? Apa yang diperintahkan Allah? Dibukalah Surat Al Luqman. Tidak ada struktur kurikulum yang diubah, tapi muatanya yang kita kasih,” katanya.
 
Sementara itu Wali Kota Bogor Bima Arya mengatakan, pendidikan antikorupsi di sekolah bukan merupakan kurikulum tambahan, melainkan merupakan sisipan dari mata pelajaran lain, seperti di
pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan (PKN), agama atau mata pelajaran lainnya.
 
“Pendidikan antikorupsi ini akan dimasukan di mata pelajaran yang sudah ada. Misalnya PPKN atau agama, nanti di dalamnya ada muatan tentang antikorupsi ini. Kami ingin setiap semester di evaluasi,” terang dia.
 
Bima juga meminta kepada Dinas Pendidikan Kota Bogor untuk sesekali mendatangkan pengajar tamu agar pendidikan antikorupsi tidak membosankan. 
 
"Saya minta lebih kreatif, jangan hanya teks book. Bisa mendatangkan tokoh atau public figure, penggiat antikorupsi, bercerita, ke lapangan dan lain sebagainya. Saya dan Kang Dedie juga siap ngisi. Gantian dengan Pak Wakil, beliau lebih paham mengenai seluk beluk dan aturannya,” tandasnya.
   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar