Yamaha

Penawaran Sukuk ST004 Telah Dibuka

  Jumat, 03 Mei 2019   Rizma Riyandi
Ilustrasi

JAKARTA PUSAT, AYOJAKARTA.COM--Pemerintah secara resmi membuka masa penawaran Sukuk Tabungan seri ST004. Di mana sukuk ini memiliki tenor selama dua tahun. Penawaran dibuka bagi investor individu Warga Negara Indonesia secara online (e-SBN).

Direktur Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan Luky Alfirman mengatakan, penerbitan instrumen ini untuk mempermudah akses investasi masyarakat pada sukuk ritel.

"Selain itu, juga untuk menyediakan alternatif investasi bagi masyarakat, mendukung terwujudnya keuangan inklusif dan memenuhi sebagian pembiayaan dalam APBN 2019," kata Luky, Jumat (3/5/2019).

Pembukaan penawaran ST004 mulai dari 3 Mei dan penutupan pada 21 Mei dengan tanggal penerbitan pada 28 Mei dan masa jatuh tempo 10 Mei 2021.

Sukuk tabungan ini mempunyai tingkat imbalan mengambang sesuai dengan tingkat imbalan acuan BI 7-Day (Reverse) Repo Rate.

Untuk periode pertama pada 28 Mei hingga 10 Agustus 2019, tingkat imbalan ditetapkan sebesar 7,95 persen, yang berasal dari acuan enam persen plus spread tetap 195 basis poin atau 1,95 persen.

Tingkat imbalan atau kupon berikutnya akan disesuaikan setiap tiga bulan pada tanggal penyesuaian imbalan sampai dengan jatuh tempo.

Masyarakat yang tertarik berinvestasi pada instrumen ini bisa melakukan pemesanan melalui sistem elektronik pada 20 mitra distribusi.

Bank umum yang menjadi mitra distribusi antara lain PT Bank Central Asia, PT Bank Mandiri, PT Bank Negara Indonesia, PT Bank Permata, PT Bank Rakyat Indonesia,  dan PT Bank Tabungan Negara. Kemudian, PT Bank Maybank Indonesia, PT Bank Panin, PT Bank CIMB Niaga, PT Bank DBS Indonesia dan PT Bank OCBC NISP.

Bank Syariah yang menjadi mitra distribusi adalah PT Bank Syariah Mandiri dan PT BRI Syariah. Selain itu perusahaan efek yaitu PT Trimegah Sekuritas Indonesia dan PT Danareksa Sekuritas.

Terdapat juga perusahaan efek khusus yakni PT Bareksa Portal Investasi, PT Star Mercato Capitale (Tanamduit) dan PT Nusantara Sejahtera Investama (Invisee). Selain itu ada perusahaan berbasis teknologi finansial yaitu PT Investree Radhika Jaya dan PT Mitrausaha Indonesia Grup (Modalku).

  Tags Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar