Yamaha

Peserta JKN Diimbau Ambil Obat Sebelum Mudik

  Senin, 27 Mei 2019   Rizma Riyandi
Petugas memeriksa kelengkapan alat pemadam dan obat-obatan bus di Terminal Slawi, Dukuh salam, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, Jumat (17/5/2019). Pemeriksaan supir bus oleh Dinas Kesehatan dan Polres Tegal tersebut untuk memantau kesehatan dan kesiapan para supir guna menekan angka kecelakaan, memberikan keamanan dan kenyamanan penumpang yang mudik Lebaran. ANTARA FOTO/Oky Lukmansyah/nz

JAKARTA PUSAT, AYOJAKARTA.COM--Peserta program Jaminan Kesehatan Nasional yang menderita penyakit kronis atau pasien program rujuk balik (PRB) yang membutuhkan obat secara rutin untuk mengambil obat di fasilitas kesehatan lebih awal sebelum musim mudik Lebaran 2019.

“Kami berikan kemudahan pada mudik Lebaran, peserta dengan penyakit kronis atau PRB bisa mengambil obat lebih awal dari jadwal jatuh tempo pengambilan obat,” kata Asisten Deputi Direksi Bidang Pengelolaan Faskes Rujukan BPJS Kesehatan Beno Herman di Jakarta, Senin (27/5/2019).

AYO BACA : BPJS Kesehatan Beri Keleluasaan Berobat Saat Mudik

Beno menganjurkan agar peserta PRB yang menderita penyakit seperti diabetes mellitus, hipertensi, penyakit jantung, asma, penyakit paru obstruktif kronis (Ppok), schizoprenia, stroke dan lainnya agar bisa mengambil obat tujuh hari lebih awal dari tanggal jatuh tempo pengambilan obat.

Dia menerangkan seringnya terdapat keluhan di peserta JKN terkait banyaknya fasilitas kesehatan atau apotek yang tutup saat musim libur Lebaran sehingga terkendala dalam mengambil obat.

AYO BACA : Pastikan Saldo Uang Elektronik Cukup Saat Mudik

BPJS Kesehatan juga memberikan kemudahan bagi peserta program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) untuk mengakses fasilitas kesehatan di berbagai tempat selama mudik Lebaran.

Peserta JKN-KIS yang sedang mudik lalu membutuhkan pelayanan kesehatan di luar kota dapat mengunjungi Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) walaupun peserta tidak terdaftar di FKTP tersebut.

Selain itu peserta juga bisa mengunjungi IGD rumah sakit yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan untuk mendapatkan layanan medis dasar di luar kegawatdaruratan apabila tidak ada FKTP yang buka saat musim mudik Lebaran.

BPJS Kesehatan juga membuat pos kesehatan untuk pemudik di sejumlah tempat dengan memberikan berbagai layanan dari medis hingga pijat relaksasi yang bisa diakses secara gratis.

Pos kesehatan mudik tersebut berada di Pelabuhan Merak Banten, Pelabuhan Gilimanuk Bali, Pelabuhan Soekarno-Hatta Makassar, Terminal Bus Pulogebang Jakarta, Terminal Bungur Asih Surabaya, rest area KM 57 Cikampek, rest area KM 88 Purwakarta, dan rest area KM 429 di Semarang.

AYO BACA : Rupiah Menguat Seiring Kondusifnya Situasi Politik

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar