Yamaha

Inspektorat Larang Pejabat Bekasi Terima Bingkisan Lebaran

  Rabu, 29 Mei 2019   Rizma Riyandi
Kepala Inspektorat Kota Bekasi Widodo Indrijantoro
BEKASI, AYOJAKARTA.COM--Inspektorat Kota Bekasi mengimbau para pegawai pemerintahan tidak menerima bingkisan atau paket lebaran dalam bentuk apapun. Imbauan tersebut setelah terbitnya surat edaran KPK pada 8 Mei 2019. 
 
Kepala Inspektorat Kota Bekasi Widodo mengatakan, imbauan tersebut pihaknya buat melalui edaran dalam bentuk tertulis.
 
Surat itu diproses melalui bagian tata usaha lalu disebarluaskan kepada seluruh pejabat di masing-masing Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD).
 
"Imbauannya sudah kami buat dan sedang kami proses," kata Widodo, Selasa (28/5/2019).
 
Hingga saat ini, inspektorat belum menerima aduan adanya pejabat di lingkungan Kota Bekasi yang menerima hal tersebut. Kendati begitu, Widodo meminta agar tiap pihak dapat terbuka bila memperoleh temuan lapangan. 
 
"Belum ada laporannya hingga saat ini," terang Widodo. 
 
Untuk diketahui, lembaga antirasuah KPK menerbitkan surat imbauan tersebut ditujukan kepada seluruh kepala daerah dan juga korporasi di Indonesia. 
 
KPK menerangkan penerimaan itu dapat dikategorikan sebagai tindakan gratifikasi dan dikhawatirkan menimbulkan konflik kepentingan, bertentangan dengan peraturan atau kode etik, dan memiliki resiko pidana.
 
KPK juga mengingatkan, yang menerima gratifikasi harus melaporkannya dalam waktu 30 hari kerja sejak penerimaan.

AYO BACA : Operasi Ketupat Jaya Adalah Tugas Kemanusiaan

AYO BACA : Libur Lebaran, BPJS Kesehatan Tetap Bukan Layanan

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar