Yamaha

Barang Rampasan Bupati Bangkalan Laku Dilelang Rp3,2 Miliar

  Rabu, 29 Mei 2019   Rizma Riyandi
Juru Bicara KPK Febri Diansyah (kanan). (Antara)

JAKARTA PUSAT, AYOJAKARTA.COM--Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menginformasikan bahwa empat barang rampasan dari terpidana mantan Bupati Bangkalan Fuad Amin telah laku terjual melalui proses lelang dengan nilai total Rp3,2 miliar.

"Dari proses lelang eksekusi barang rampasan dalam perkara korupsi dan pencucian uang atas nama Fuad Amin yang dilakukan pada Selasa (28/5), telah laku terjual sejumlah barang, yaitu tiga unit apartemen di Jakarta dan satu unit motor dengan nilai total sebesar Rp3,2 miliar," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah di Jakarta, Rabu (28/5/2019).

AYO BACA : Sofyan Basir Disodori Barang Bukti Kontrak PLTU Riau-1

Febri mengatakan lelang melalui Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Jakarta III itu menggunakan metode penawaran lelang secara "closed bidding" tanpa kehadiran peserta lelang dengan menggunakan aplikasi lelang via internet pada alamat website https://lelang.go.id.

Dari kegiatan itu, terdapat 14 barang rampasan dari terpidana Fuad Amin yang dilelang, yaitu sebidang tanah, tanah dan bangunan, apartemen, dan kendaraan bermotor.

AYO BACA : 685 Caleg Sampaikan LHKPN ke KPK

Empat barang rampasan yang berhasil dilelang tersebut, yakni satu unit bangunan Rusun Mediterania Garden Residence 2 Tower Helliconia Lantai 31 Unit HM di Grogol Petamburan, Jakarta Pusat dengan nilai laku Rp905.500.000

Selanjutnya, satu unit apartemen atau rusun di lantai 32 Blok Nomor BE Denpasar Residence di Setiabudi, Jakarta Selatan dengan nilai laku Rp983 juta.

Kemudian, satu unit apartemen atau rusun Sahid Sudirman Residence lantai 36 Unit Z di Jakarta Selatan dengan nilai laku Rp1.929.500.000

Terakhir, satu unit motor Kawasaki hitam metalik dengan nilai laku Rp25.678.000.

AYO BACA : KPK Lelang 14 Barang Rampasan

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar