E-Commerce di Indonesia Berebut Rezeki dengan Peritel di Bulan Ramadan

  Jumat, 31 Mei 2019   Adi Ginanjar Maulana
Sumber : jurnalweb.com

Selama bulan Ramadan, di sektor online volume berbelanja diproyeksikan akan semakin meningkat menjelang hari raya Idul Fitri. Tidak hanya para perusahaan ritel saja, saat ini e-commerce di Indonesia juga mampu memenuhi kebutuhan masyarakat di bulan Ramadan. Ignatius Untung yang merupakan ketua dari Asosiasi e-commerce Indonesia mengatakan bahwa kali ini produk yang menjadi favorit masyarakat adalah barang fashion.

"Setiap bulan di tahun 2019 ini, terutama di bulan Ramadan serta menjelang hari raya idul fitri semakin tinggi antusias masyarakat dalam mencari barang-barang fashion. Barang fashion yang paling dicari mulai dari, hijab dan busana muslim untuk anggota keluarga. Tak heran kini banyak toko online banyak menyediakan barang tersebut. Bahkan kini ada jasa layanan untuk para penjahit online. Dengan bermodal media sosial mereka bisa menawarkan jasa menjahit dalam sistem pre order," ucapnya.

Menurutnya, selama dua bulan terakhir sebelum Ramadan sudah banyak para penjahit online menawarkan seragam busana muslim untuk keluarga yang sesuai dengan ukurannya. Para pekerja pun juga tidak lupa untuk membawa buah tangan sebelum pulang ke kampung halaman untuk keluarga. Bukan hanya fashion saja, saat ini gadget pun telah mengalami peningkatan penjualan yang cukup tinggi.

AYO BACA : Wajib Punya! 4 Aplikasi VR untuk Android Ini Dijamin Bakal Bikin Suka dan Ketagihan!

Ketika ingin kembali ke kampung halaman, kadang beberapa orang menginginkan memakai gadget dengan keluaran terbaru. Hal ini tentunya menarik perhatian para brand smartphone untuk berlomba-lomba membuka sebuah official store di marketplace. Strategi ini mereka tentukan untuk menarik perhatian para konsumen agar percaya dalam berbelanja gadget secara online.

Bisa dibilang dunia online kali ini dinilai untung karena semakin banyaknya masyarakat di bulan Ramadan tergiur dengan promo Ramadan sale dan kemudahan yang ditawarkan oleh e-commerce itu sendiri. "Mereka sudah tidak memikirkan selisih harga yang ditawarkan asalkan mendapat promo gratis ongkos kirim, sehingga tidak perlu memikirkan biaya tambahan lagi," ungkap Untung. Mulai diskon, cashback, hingga gratis biaya ongkir itu semua merupakan program promo yang disediakan oleh para marketplace.

Meskipun sudah mendapat harga yang murah ketika berbelanja di marketplace, banyak masyarakat merasa terbebani dengan ongkos kirim. Yang lebih spesial lagi ketika kita ingin membeli sebuah produk branded tanpa adanya ongkos kirim. Sehingga dengan adanya gratis ongkos kirim ini, konsumen merasa dimanjakan dengan harga promo barang tersebut. "Kali ini untuk promo cashback masih dikuasai oleh fintech di sebuah outlet makanan. Sebab itu, banyak sekarang orang-orang datang ke mall hanya untuk makan maupun minum, hangout dengan teman setelah itu bayar dengan promo cashback tersebut. Untuk urusan belanja mereka sudah pesan di online," ujar Untung.

AYO BACA : Yuk, Intip 5 Rekomendasi Headset Terbaik di Tahun Ini!

Tidak hanya itu, ketika menjelang Ramadan pun kebutuhan produk makanan juga semakin meningkat dibanding dengan bulan lainnya. Karena banyak orang lebih memilih untuk memasak makanan berat maupun ringan dalam jumlah besar untuk disajikan kepada seseorang.

Tak heran hal ini menarik perhatian para perusahaan makanan untuk membuat toko di sebuah marketplace atau mereka menyediakan sebuah layanan online sendiri. Vensia Tjhin, sebuah ahli digital marketing yang juga merupakan seorang Chief of Omni Channel Bhinneka mengatakan bahwa banyak konsumen di Indonesia lebih memilih belanja online selama bulan Ramadan dan hal tersebut tidak berkurang sama sekali jika dibandingkan dengan Ramadan di tahun-tahun sebelumnya.

"Kami memprediksi bahwa dengan banyaknya promo belanja online, para konsumen pasti akan terus melakukan pembeliannya secara online dibandingkan dengan cara offline. Di Bhinneka sendiri gadget dan aksesorisnya menjadi sebuah barang yang paling dicari, bahkan akhir-akhir ini pencarian mesin cuci pada search engine mengalami sebuah peningkatan," ujarnya.

Setiap Ramadhan, banyak e-commerce terpercaya yang ada di Asia Tenggara ini selalu mengalami peningkatan secara drastis dalam penjualannya. Contohnya saja Shopee, dengan adanya sebuah kampanye Big Ramadhan Sale mereka telah berhasil menjadi sebuah e-commerce nomor satu karena sebanyak 465 juta orang telah mengunjungi situs ini pada Ramadan 2018.

Dengan semakin meningkatnya transaksi ini juga menjadikan Shopee sebagai e-commerce terpercaya sejak Ramadan hingga puncak Big Ramadhan Sale. Bahkan sebanyak 1,5 juta transaksi dalam kurun waktu 24 jam telah menjadikan Shopee sebagai marketplace dengan rekor baru di Indonesia dan mengalahkan marketplace lain.

AYO BACA : 5 Hal Penting yang Perlu Dipertimbangkan Sebelum Membeli Casing Smartphone!

  Tags Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar