Ayo Wisata Menggambar di Museum Basoeki

  Selasa, 18 Juni 2019   Rizma Riyandi
Ilustrasi--Aktivis Greenpeace melakukan kampanye tentang perlindungan laut di kawasan Museum Fatahillah, Jakarta, Minggu (19/5/2019). Kegiatan tersebut digelar jelang peringatan Hari Laut Sedunia yang berisi ajakan dan gerakan untuk memperkuat perlindungan laut global dan Indonesia karena kondisi laut saat ini terus dalam ancaman serius dari penangkapan ikan berlebih, pencemaran dan perubahan iklim. ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto/foc.

JAKARTA SELATAN, AYOJAKARTA.COM--Pengelola Museum Basoeki Abdullah mengajak 50 siswa Sekolah Dasar dari berbagai tempat di Jakarta untuk wisata menggambar di Jakarta Aquarium pada Selasa (18/6/2019).

Kepala Museum Basoeki Abdullah Maeva Salmah mengatakan program tersebut merupakan kegiatan yang mengajak para pelajar untuk mempelajari seni rupa sambil berwisata.

Wisata menggambar merupakan salah satu kegiatan yang dirancang museum tersebut untuk mengenalkan seni rupa kepada masyarakat, khususnya generasi muda.

AYO BACA : Kampung Warna-Warni Katulampa, Wisata Liburan Sekolah Murah Meriah

Dalam kegiatan wisata menggambar kedua pada 2019 itu, pihak Museum Basoeki Abdullah mengambil tema "Legenda, Dongeng dan Mitos: Malin Kundang”.

Sebelumnya, mereka mengajak siswa SMP untuk wisata menggambar di Ragunan sambil membuat gambar tentang Dewi Sri.

"Tema 'Legenda, Dongeng dan Mitos' kami pilih karena Basoeki Abdullah suka menggambar tentang mitos, dia juga suka menggambar laut. Maka, kali ini kami mengajak anak-anak menggambar dongeng Malin Kundang," kata Maeva.

AYO BACA : Pengunjung Wisata Ngalun di Kampung Warna-warni Bogor Menurun

Ia mengatakan para siswa yang ikut wisata menggambar telah melalui seleksi.

"Mereka yang ikut harus punya minta dan bakat dalam melukis," kata dia.

Ketua Komunitas Pelukis Pasar Baru S. Wito hadir untuk memandu anak-anak melukis.

Selama kurang lebih dua jam, siswa mendapatkan materi dan mengenal tata cara menggambar yang sesuai, serta belajar bagaimana seorang Basoeki Abdullah melukis tema legenda, dongeng, dan mitos.

Sebelum para siswa melukis, Wito menceritakan dongeng Malin Kundang kepada anak-anak. Setelah itu, anak-anak dibebaskan untuk berkreasi melukis cerita Malin Kundang sesuai imajinasi mereka.

Maeva mengharapkan kegiatan itu dapat meningkatkan apresiasi tentang teknik mudah menggambar dongeng, terkait dengan lukisan bertema legenda dari Basoeki Abdullah dan museumnya kepada generasi muda serta pelajar.

AYO BACA : Jalan-jalan ke Setu Babakan

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar