Yamaha

Komunitas Disabilitas Bikin Even Patriot Esports Competition

  Jumat, 21 Juni 2019   Rizma Riyandi
Para anggota Esport Ability Indonesia atau EAI. (dokumen pribadi)
BEKASI, AYOJAKARTA.COM--Komunitas Esport Ability Indonesia (EAI) akan menggelar turnamen Patriot Esport Competition (PEC). Untuk pendahuluan, even bertajuk Esports for Everyone tersebut digelar selama dua hari, tanggal 29-30 Juni 2019 di Bekasi Hypermall. 
 
Representative EAI, Shena Septiani menjelaskan, acara ini diinisiasi oleh EAI yang merupakan komunitas penggiat olahraga elektronik bagi penyandang disabilitas. Ia berharap even itu menjadi momen penyetaraan kelompok disabilitas sama dengan olahragawan elektronik lainnya. 
 
"Dengan target sekitar 200 teman-teman disabilitas yang ikut, diharapkan mampu menjadi bentuk penyetaraan teman disabilitas dalam olahraga elektronik sekaligus pionir," ujar Shena, Kamis (20/6/2019).
 
Ia pun bercerita, even yang akan terselenggara ini dibuat dengan pertimbangan kebutuhan tertentu para gamer disabilitas yang terkadang mengalami hambatan saat mengikuti turnamen umum. 
 
Para gamer disabilitas untuk hal-hal tertentu akhirnya harus beradaptasi. Oleh karena itu, di even ini, kendala-kendala yang kerap muncul itu diharapkan dapat diminimalisir dengan konsep even yang diatur sedemikian rupa oleh penyelenggara. 
 
"Untuk menghilangkan hambatan itu, akhirnya dibuatlah turnamen ini. Kami pun bekerja sama dengan Achiko dan WonderfulMedia selaku penyelenggara membentuk segala rupa kebutuhan turnamen,” jelasnya. 
 
Diungkapkannya, meski para gamer disabilitas untuk keadaan-keadaan tertentu memiliki kekurangan dalam mengakses game, justru gamer di kalangan tersebut cukup menjamur dengan bermunculannya tim atau komunitas-komunitas gamer disabilitas.
 
Untuk itu dia meyakini kompetisi ini akan ramai diikuti, terlebih dengan game-game populer yang dilombakan antara lain PUBGM, MLBB dan DOTA2.
 
“Intinya sistem kompetisinya sama seperti yang umum, hanya saja akses dan peraturannya disetarakan. Contoh pemain tuli tidak dapat mendengar suara tembakan dan step di game PUBGM, jadi kami buat peraturan tidak boleh ada suara di device," tandasnya. 
   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar