Yamaha

Ma'ruf Amin: Rekonsiliasi Tak Harus Berbagi Kursi

  Selasa, 02 Juli 2019   Rizma Riyandi
Cawapres nomor urut 01 Maruf Amin memberikan sambutan pada peringatan Haul ke-126 Syekh Nawawi Al-Bantani di Pondok Pesantren An-Nawawi di Tanara, Serang, Banten, Jumat (28/6/2019). Peringatan Haul ke-126 Syekh Nawawi Al-Bantani dirayakan setiap tahun pada akhir bulan syawal yang diisi dengan berbagai macam kegiatan keagamaan. ANTARA FOTO/Muhammad Bagus Khoirunas/af/ama.

JAKARTA PUSAT, AYOJAKARTA.COM--Calon Wakil Presiden RI terpilih Ma'ruf Amin mengatakan, rekonsiliasi tidak harus dilakukan dengan berbagi kursi di pemerintahan.

AYO BACA : Ma'ruf Amin Santai Nantikan Putusan MK

"Saya kira rekonsiliasi tentu kita harus bersatu. Kan rekonsiliasi itu kata pak Jokowi bilang tak berarti bagi-bagi kursi," kata Ma'ruf Amin di Jakarta, Selasa (2/7/2019).

AYO BACA : KPU Berharap 2 Paslon Hadir Saat Penetapan Capres-Cawapres Pemenang Pemilu

Dia mengatakan, rekonsiliasi dilakukan untuk menyatukan langkah untuk bersama-sama membangun negeri.

"Kalau soal kursi itu lain lagi," kata Ma'ruf.

Ma'ruf mengatakan, terkait siapa saja yang nantinya akan mengisi kursi kabinet akan menjadi hak prerogratif Presiden Jokowi dan jika diperlukan akan dibicarakan bersama guna menerima masukan.

"Nanti pasti dibicarakan," ujar Ma'ruf.

AYO BACA : Walhi Tantang Jokowi Hentikan Izin Korporasi di Hutan Primer

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar