Yamaha

Mengejar Tanggung Jawab Produsen Elektronik

  Jumat, 12 Juli 2019   Rizma Riyandi
Ilustrasi

JAKARTA PUSAT, AYOJAKARTA.COM--Menyoal limbah elektronik, tentu peran produsen sebagai penghasil produk elektronik tidak bisa dilepaskan begitu saja. Mereka tidak bisa hanya membuat, menjual, dan melepasnya begitu saja ke konsumen.

Tanggung jawab produsen, inilah yang sekarang ini coba dimaksimalkan oleh DLH DKI sehingga pengelolaan limbah elektronik tak melulu dibebankan pemerintah daerah.

Tahun ini, DLH DKI menargetkan bisa mengangkut 9.431 kilogram limbah elektronik dan B3 yang berbentuk, sementara, limbah cair sebanyak 1.000 liter.

Namun, target pengangkutan limbah tahun ini ternyata menurun dibandingkan tahun lalu yang mencapai 15.000 kilogram limbah padat dan 1.000 liter limbah cair.

Diakui Rosa, DLH DKI memang menurunkan target pengangkutan limbah elektronik karena ingin ada keterlibatan pihak lain, utamanya produsen untuk ikut bertanggung jawab terhadap pengelolaan limbah tersebut.

Untuk pengolahan limbah elektronik dan B3, pemda harus mengeluarkan anggaran cukup besar setiap tahun untuk melelangkannya kepada perusahaan pengolah limbah.

Sementara dari legislatif, DPRD DKI Jakarta mendorong DLH untuk menyelesaikan persoalan limbah secara komprehensif, misalnya limbah elektronik difokuskan dulu hingga tuntas.

"Kalau tidak bisa satu tahun anggaran, ya, dua tahun anggaran, dan seterusnya. Jangan parsial. Misalnya, tahun ini garap ini, tahun besok ganti garap itu," kata Pantas Nainggolan, anggota Komisi D DPRD DKI Jakarta.

Meskipun demikian, keberhasilan utama pengelolaan limbah elektronik adalah bergantung pada kesadaran dan pemahaman masyarakat atas bahaya limbah-limbah itu bagi kehidupan dan lingkungan.

Beragam logam berat, macam kadmium, krom, merkuri, dan sebagainya terkandung dalam peralatan elektronik yang bisa mencemari lingkungan jika dibuang serampangan.

Masyarakat sebagai konsumen, diawali dari pribadi, semestinya bijak mengelola limbah elektronik miliknya, setelah menikmati banyak manfaat dan kemudahan darinya, minimal tak sembarangan membuangnya.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar