Jakmania: Diajarkan Sejarah untuk Sebuah Tahta, Bukan Zona Bawah

  Sabtu, 10 Agustus 2019   Hendy Dinata
Beragam spanduk yang berisi kalimat protes tampak menghiasi sudut-sudut Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, saat Persija Jakarta menjamu Bhayangkara FC pada lanjutan pekan ke-13 Liga 1 2019, sabtu (10/8/2019).
BEKASI, AYOJAKARTA.COM - - Beragam spanduk yang berisi kalimat protes tampak menghiasi sudut-sudut Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, saat Persija Jakarta menjamu Bhayangkara FC pada lanjutan pekan ke-13 Liga 1 2019, sabtu (10/8/2019). 
 

Bukan tanpa alasan, spanduk berisi kalimat protes tersebut dilancarkan The Jakmania atas performa kurang maksimal yang ditampilkan tim kesayangannya Persija Jakarta. 

Macan Kemayoran saat ini masih tertahan di peringkat ke-17 atau hanya satu strip di atas posisi terakhir dengan torehan tujuh poin.

Hal itu terjadi lantaran Persija hanya meraih sekali kemenangan, empat kali imbang, dan tiga kali kalah.

Kondisi itu yang membuat The Jakmania tak kuasa lagi untuk tak melancarkan protes melihat tim kesayangan mereka belum juga bangkit dari keterpurukan.

Spanduk-spanduk seperti, "Are you okay?", "Gamau main di Asia lagi?", atau "Evaluasi atau degradasi," pun dipasang The Jakmania.

Ada pula spanduk sindiran kepada pemain Persija yang lebih aktif mempromosikan produk endorse.

"Endorse mulu, menangnya?," begitu tulisan spanduk sindiran The Jakmania kepada pemain Persija.

Bahkan, terdapat sebuah spanduk yang bertuliskan kalimat "Diajarkan sejarah untuk sebuah tahta, bukan zona bawah!!!". 

Seperti diberitakan sebelumnya, pertandingan tersebut berakhir dengan skor imbang 1-1. Dengan hasil itu, Persija harus puas tertahan di peringkat ke-17 klasemen sementara. 

  Tags Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar