Yamaha

KPK Monitor Aksi Pencegahan Korupsi di Kota Bekasi

  Rabu, 28 Agustus 2019   Firda Puri Agustine
Kunjungi Kota Bekasi, KPK Monitor Aksi Pencegahan Korupsi. (ayobekasi.net)

BEKASI, AYOJAKARTA.COM--Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengunjungi kantor Pemerintah Kota Bekasi, Selasa (27/8/2019). Kunjungan itu terkait dengan monitoring dan evaluasi capaian rencana aksi pencegahan korupsi.

Kepala Satuan Tugas (Satgas) Koordinasi dan Supervisi Pencegahan (Korsupgah) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) wilayah  Jawa Barat Tri Budi Rochmanto menjelaskan, ada delapan fokus area yang diawasi dan dievaluasi.

“(Delapan fokus itu) Mulai dari perencanaan penganggaran, pengadaan barang dan jasa, pelayanan terpadu satu pintu, manajemen ASN, kapabilitas Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP),  manajemen aset daerah dan optimalisasi pendapatan daerah,” kata Tri.

Capaian Monitoring Center of Prevention (MCP) Kota Bekasi semester pertama, lanjutnya, mencapai 79 persen. Hal ini merupakan pencapaian baik, namun masih ada beberapa poin yang perlu ditingkatkan, seperti aset yang harus segera di sertifikat.

“Dari 2668 baru hanya sekitar 200-an yang sudah disertifikatkan. Tadi Pak Wali Kota juga sudah menargetkan dalam tahun 2019 ini akan ada 750 yang akan disertifikatkan. Ini kami dorong untuk dilakukan agar tercatat dengan baik dan rapih,” ujar Tri.

Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi menyebutkan, keberhasilan ini tak lepas dari beberapa sistem dan regulasi yang sudah termaksimalkan di Kota Bekasi. Oleh karenanya, ia bertekad agar Kota Bekasi dapat menjadi yang terbaik untuk Monitoring Center of Prevention (MCP).

“Pemerintah Kota Bekasi akan mengikuti arahan yang sudah diberikan KPK. Mulai dari penguatan kelembagaan hingga penguatan sumber daya manusia,” kata Rahmat. 

  Tags Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar