Turun Hujan, Kualitas Udara Bekasi Masih Buruk

  Selasa, 03 September 2019   Firda Puri Agustine
Ilustrasi (Pixabay)

BEKASI, AYOJAKARTA.COM--Sebagian wilayah Kota dan Kabupaten Bekasi sudah mulai turun hujan pekan lalu. Meski masih berintensitas rendah, namun hal itu dianggap membuat kualitas udara di sini lebih baik. Benarkah demikian?

Berdasarkan data AirVisual yang dilihat Senin (2/9/2019), indeks kualitas udara atau Air Quality Index (AQI) Bekasi berada di angka 159 pada pukul 13.00 WIB. Angka ini masuk ke dalam kategori tidak sehat.

Kemudian, dilihat lagi pada pukul 16.00 WIB, nilai AQI Bekasi sempat turun ke angka 112. Namun, hal tersebut masih dalam kategori tidak sehat untuk grup tertentu.

Manajer Kampanye Perkotaan dan Energi Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Dwi Sawung mengatakan bahwa turunnya hujan belum berdampak signifikan pada perbaikan kualitas udara di suatu kota.

Beberapa solusi yang bisa dilakukan dan berdampak baik salah satunya dengan penanaman seribu pohon dan memperketat standar baku mutu udara, serta melakukan pembatasan sumber emisi.

“Sudah mulai dicoba mengganti bahan bakar batubara ke bahan bakar gas atau solar panel juga bisa efektif (memperbaiki kualitas udara),” ujarnya.

Wakil Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Tjahyono menyatakan bahwa pihaknya serius dalam memperbaiki kualitas udara di Kota Bekasi. Salah satu cara yang dilakukan adalah gencar mensosialisasikan gerakan menanam tanaman hidroponik.

“Ini salah satu yang kami lakukan, selain bisa berdampak lingkungan, juga berdampak ekonomi dan sosial bagi masyarakat,” katanya. 

  Tags Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar