Perluasan Gage Masuk Hari Ketiga, Udara Jakarta Masih Terburuk di Dunia

  Rabu, 11 September 2019   Aldi Gultom
Ilustrasi/Antara

JAKARTA, AYOJAKARTA.COM -- Perluasan sistem ganjil-genap (Gage) memasuki hari ketiga. Idealnya, kebijakan itu bisa berdampak pada penurunan jumlah kendaraan pribadi dan berujung pada perbaikan kualitas udara Jakarta.

Namun data kualitas udara Jakarta versi Air Visual, yang diakses baru saja (pukul 08.21 WIB), berkata lain.

Kualitas udara DKI berada pada kategori tidak sehat di angka 164 menurut parameter US Air Quality Index (AQI US), atau dengan parameter konsentrasi polusi PM 2.5 sebesar 81 mikrogram/meter kubik; dengan kelembapan 69 persen dan kecepatan angin 9,4 Km/jam.

Data tersebut sekaligus menyatakan bahwa Jakarta berada di urutan pertama dunia sebagai kota dengan kualitas udara tidak sehat, di atas New Delhi yang mencetak angka 160.

Pemerintah DKI Jakarta telah merespons permasalahan polusi udara dengan mengeluarkan Instruksi Gubernur (Ingub) 66/2019 tentang Pengendalian Kualitas Udara Jakarta.

Ingub itu ditujukan kepada seluruh dinas yang ada di Provinsi DKI Jakarta untuk menanam tanaman berdaya serap polutan tinggi pada sarana dan prasarana publik.

Khusus untuk Dinas Pendidikan, Dinas Pemuda dan Olahraga, diinstruksikan menyediakan tanaman yang menyerap polusi di seluruh gedung sekolah, fasilitas olahraga/kepemudaan dan fasilitas kesehatan milik Pemda.

Sementara Dinas Lingkungan Hidup diminta untuk merintis dan menyusun konsep dan mekanisme pengimbangan emisi melalui penanaman pohon. Selain itu, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu DKI diminta untuk mempercepat penerbitan revisi Peraturan Gubernur tentang bangunan hijau yang memuat ketentuan insentif dan diinsentif.

Terkait Gage yang diharapkan bisa mengurangi polusi udara, Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, menegaskan bahwa tujuan utama perluasan Gage bukan perbaikan kualitas udara melainkan hanya pengurangan penggunaan kendaraan pribadi. 

  Tags Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar