Jokowi Ingatkan Independensi KPK Jangan Sampai Terganggu

  Rabu, 11 September 2019   Wahyu Sabda Kuncahyo
Presiden Jokowi/Antara

JAKARTA PUSAT, AYOJAKARTA.COM -- Presiden Joko Widodo (Jokowi) sudah menerima daftar inventarisasi masalah (DIM) Revisi UU Komisi Pemberantasan Korupsi. 

Jokowi mengaku segera mempelajari DIM Revisi UU KPK.

"Baru saya terima DIM-nya tadi. Baru saya pelajari hari ini. Pelajari dulu, secepat-cepatnya," kata Jokowi usai membuka Konferensi ke-37 Asosiasi Insinyur Se-ASEAN (Cafeo37) di JI-Expo Kemayoran, Rabu (11/9/2019).

Setelah selesai dipelajari, DIM Revisi UU KPK akan dikirim ke DPR mengenai apa saja materi yang perlu atau tidaknya diubah. 

AYO BACA : Revisi UU KPK Ide Para Taipan?

"Nanti saya sampaikan materi-materi apa yang perlu direvisi," kata Jokowi.

Jokowi memastikan bahwa dengan rencana revisi undang-undang jangan sampai keberadaan KPK sebagai lembaga ad hoc justru terbatasi.

"Jangan sampai ada pembatasan-pembatasan yang tidak perlu sehingga independensi KPK menjadi terganggu, intinya ke sana. Makanya saya mau lihat dulu, nanti satu per satu kita pelajari, putuskan, dan saya sampaikan," jelasnya.

Selain itu, dia juga sudah menggali pertimbangan dari jajaran kabinet dan juga para pakar atas rencana Revisi UU KPK.

"Sudah mulai sejak hari Senin kita maraton, minta pendapat para pakar, kementerian, semuanya secara detil. Sehingga begitu DIM nanti kita lihat saya sudah punya gambaran," jelas Jokowi. 

  Tags Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar