Kesenian Betawi Meriahkan Perayaan HUT RI di Ekuador

  Minggu, 15 September 2019   Wahyu Sabda Kuncahyo
Ilustrasi kesenian Betawi/Merdeka

JAKARTA, AYOJAKARTA.COM -- Perwakilan Indonesia di Ekuador menggelar perayaan HUT RI ke-74 pada Selasa lalu (10/9/2019). 

Acara berlangsung meriah di Swissotel Quito yang dihadiri sejumlah kalangan, baik pejabat diplomatik negara sahabat, pemerintah setempat, pebisnis, akademisi, media hingga warga asing. 

Bekerja sama dengan Pemprov DKI Jakarta, KBRI Quito memilih kebudayaan Betawi sebagai tema perayaan HUT RI kali ini dengan mendatangkan Tim Kesenian Febrin House of Betawi di bawah asuhan Decy Widhi Yanti. 

Kebudayaan Betawi yang penuh warna dan dinamis dianggap sangat sesuai dengan karakteristik masyarakat latin yang ceria dan cenderung bersifat informal. Hasilnya, Tim Kesenian Betawi berhasil memukau sekitar dua ratusan tamu undangan dengan tarian dan peragaan busana karya beberapa desainer dari Jakarta. 

Suguhan budaya Betawi telah dibawakan sejak pembukaan acara dengan menampilkan prosesi pernikahan adat Betawi. Di mana kedua mempelai memasuki ruangan diiringi tarian dan rombongan keluarga mempelai.

AYO BACA : Akhir Tahun Ini, Replika Perkampungan Betawi di Setu Babakan Ditargetkan Selesai

Duta Besar RI Diennaryati Tjokrosuprihatono bersama Wakil Menteri Luar Negeri Ekuador Andres Teran turut masuk dalam iring-iringan sebagai bagian dari keluarga guna melambangkan harapan agar hubungan antara Indonesia dan Ekuador dapat selalu terjalin erat bagaikan keluarga besar. 

Dalam pesan yang disampaikan, Dubes Dien menyoroti mengenai perkembangan dan pencapaian di bidang politik di Indonesia, secara khusus terkait pelaksanaan pemilu April lalu. Walau diakui masih terdapat beberapa hal yang perlu diperbaiki dari sistem pemilihan tersebut, namun patut dihargai bahwa panitia penyelenggara telah bekerja keras untuk memastikan Pemilu 2019 berjalan lancar, aman dan terkendali. 

Dubes Dien juga menyampaikan rencana pemerintah Indonesia memindahkan ibu kota dari Jakarta ke Penajam dan Kutai Utara di Pulau Kalimantan. Dengan perpindahan kota pemerintahan tentu disadari bahwa pada saatnya para perwakilan negara asing juga perlu memindahkan kantor perwakilannya.

Terkait hubungan ekonomi, Dubes Dien menekankan perhatian khusus pemerintah kepada kawasan Amerika Selatan yang akan diejawantahkan ke dalam pelaksanaan Forum Bisnis Indonesia-Latin Amerika (Ina-LAC) pada 14-15 Oktober 2019. Dubes Dien berharap kegiatan yang akan berlangsung secara back-to-back dengan TEI 2019 itu dapat dimanfaatkan oleh pengusaha Ekuador untuk menggali potensi kerja sama bisnis antara kedua negara.  

Selain penampilan tari dan peragaan busana, perayaan HUT RI ke-74 di Ekuador juga menyajikan masakan khas Indonesia seperti nasi tumpeng, mie goreng, rawon komplet, sate asem betawi dan sayur godog. Sebagai pelengkap, dihidangkan makanan kecil khas Indonesia seperti panada tuna, lapis Surabaya, dan aneka kue kering.

AYO BACA : Anies Minta Kebudayaan Betawi Rutin Digelar di Halaman Balai Kota

  Tags Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar