Kendaraan Luar Kota Tidak Bebas Tilang Elektronik

  Sabtu, 21 September 2019   Aldi Gultom
Ilustrasi/Liputan6

JAKARTA, AYOJAKARTA.COM -- Sistem tilang elektronik atau E-TLE (Electronic Traffic Law Enforcement) akan diberlakukan di ruas tol dalam kota Jakarta.

Sistem itu dipastikan bisa merekam segala bentuk pelanggaran oleh pengguna jalan, termasuk yang dilakukan kendaraan berplat nomor luar Jakarta.

"Semua pelanggaran akan ditilang. Nanti, bila alamatnya tidak di Jakarta, kami akan koordinasi dengan Polda yang ada di wilayah tersebut," kata Kepala Sub Direktorat Pembinaan dan Penegakan Hukum Ditlantas Polda Metro Jaya, AKBP M Nasir, kemarin.

Nasir memastikan petugas TMC Polda Metro Jaya tidak bakal kesulitan untuk mencocokkan data pelanggar yang berasal dari luar kota.

"Ini hanya masalah integrasi data saja," tutur Nasir.

Sistem tilang elektronik akan diluncurkan pada Oktober tahun ini, namun tanggal peluncuran masih belum dipastikan karena masih dalam tahap uji coba.

"Nanti kita akan launching pada bulan Oktober, tanggalnya belum tahu, karena belum ada keputusan terkait dengan sistemnya sudah berjalan atau belum," kata Nasir.

Nasir mengatakan kamera yang akan digunakan dalam sistem E-TLE di jalan tol akan dilengkapi fitur pengukur beban dan dimensi kendaraan serta kecepatan kendaraan.

Secara garis besar, imbuh Nasir, tujuan penerapan sistem tilang elektronik bagi Ditlantas Polda Metro Jaya adalah keamanan, ketertiban dan keselamatan dalam berlalu lintas.

Sedangkan manfaat penerapan sistem tilang elektronik bagi Jasa Marga adalah menekan angka pelanggaran lalu lintas di jalan tol.

Selain menerapkan sistem tilang elektronik atau E-TLE di ruas jalan tol, Polda Metro Jaya juga menjalin kerja sama dengan PT Transjakarta untuk memasang sistem E-TLE di jalur bus Transjakarta.

Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya dan PT Transjakarta telah menandatangani nota kesepahaman (MoU) untuk meningkatkan sterilisasi jalur Transjakarta dengan pemasangan sistem tilang elektronik pada 9 September 2019.

Direktur Utama PT Transjakarta, Agung Wicaksono, menyambut baik penandatanganan nota kerja sama tersebut.

Agung enggan membeberkan di mana kamera sistem tilang elektronik itu akan dipasang agar memberikan efek gentar kepada pengguna jalan yang akan menerobos jalur bus Transjakarta.

Di sisi lain, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta, Syafrin Liputo, berencana mendorong Polda Metro Jaya dalam mewujudkan penambahan titik tilang elektronik di jalan umum dalam kota.

"Saat ini ada 12 titik (tilang elektronik) yang dioperasionalkan oleh Polda. Ke depan akan ditambah sebanyak 81 titik lagi," ungkapnya.

  Tags Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar