Yamaha

Jakarta Islamic Festival, Cara MUI Unjuk Peran di Luar Fatwa

  Sabtu, 21 September 2019   Istihanah Soejoethi
Pembukaan Jakarta Islamic Festival di Masjid Al Hikmah, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan/Ayojakarta.com

JAKARTA SELATAN, AYOJAKARTA.COM -- Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi DKI Jakarta menggelar Jakarta Islamic Festival (Jifest) di Masjid Al Himah, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, mulai hari ini sampai besok (Minggu, 22/9/2019). 

Acara ini merupakan wujud semangat MUI dalam merayakan Tahun Baru Muharram atau Tahun Baru Islam. 

"Tahun baru Islam yang sekarang sudah dimasyarakatkan, dan Pemda DKI sudah melakukan itu. Kemudian kita juga para ulama yang tergabung dalam MUI DKI Jakarta juga ikut bersama-sama menyambut itu," Sekretaris MUI DKI Jakarta yang juga ketua panitia, Deden Edi Sutisna, di lokasi acara, Sabtu (21/9/2019). 

Lebih lanjut Deden menjelaskan, banyak kegiatan menarik dalam rangkaian Jakarta Islamic Festival tahun ini. Mulai dari lomba untuk anak-anak, hingga tabligh akbar sebagai acara puncak yang akan dihadiri oleh Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, esok hari (Minggu, 22/9/2019). 

"Insya allah kami akan mengundang Anies besok untuk hadir dan juga akan mengadakan tabligh akbar. Tabligh akbar itu akan dihadiri oleh 5000 orang undangan. Tapi diperkirakan akan lebih karena banyak yang ingin hadir dalam acara ini. Mereka datang dari seluruh Jakarta dan mempertemukan para habib dan ulama karena mereka semua akan hadir di sini," jelasnya. 

Tak hanya itu, acara ini diharapkan dapat menjadi cara MUI sebagai payung utama Organisasi Masyarakat Islam untuk melayani masyarakat dalam bentuk berbeda. 

"Orang mungkin menganggap tugas MUI yang paling utama mengeluarkan fatwa. MUI identik dengan fatwa. Nah, sekarang kita tidak itu saja. Ada seminar ekonomi kita sampaikan, kita pun ingin mencegah masyarakat agar jangan sampai jatuh ke narkoba. Kemudian kita berharap makanan di Indonesia itu, khususnya Jakarta, semuanya halal. Makanya ada seminar halal

"Jadi ada tiga hal itu yang penting di luar kebiasaan majelis ulama. Artinya, majelis ulama yang dulu hanya bicara fatwa," tambah Deden. 

Rencananya, MUI Jakarta akan menjadikan acara ini sebagai kegiatan tahunan mereka ke depannya.

  Tags Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar