Festival Indonesia Berdampak Besar, Kian Banyak Produk Indonesia Tembus Pasar Rusia

  Kamis, 26 September 2019   Aldi Gultom
Duta Besar RI untuk Rusia merangkap Belarus, Wahid Supriyadi, bersama juru masak Yuva Cafe Rusia di Wisma Indonesia KBRI Moskow, setelah ia memberikan penjelasan mengenai masakan Indonesia/KBRI Moskow

JAKARTA, AYOJAKARTA.COM -- Kabar gembira. Sejumlah produk Indonesia sudah mulai menembus pasar Rusia, seperti mie instan, kopi, bir dan bahkan mangga harum manis. 

Merek ternama Kopi Torabika Cappuccino juga telah hadir di 78 wilayah Rusia, dari Kaliningrad di ujung barat hingga Vladivostok di ujung timur jauh Rusia. Dan tahun 2018 lalu, PT Mayora Indah Tbk berhasil mengekspor 1.000 kontainer produknya ke Rusia.

KBRI Moskow terus berusaha mempromosikan produk Indonesia di Rusia baik melalui forum bisnis, pameran, maupun festival Indonesia. Promosi produk dipadukan promosi seni budaya, seperti yang dilakukan pada 19-21 September lalu di salah satu jaringan hypermarket terbesar, "Auchan" di Pusat Perbelanjaan Europark, Moskow.

Pada acara tersebut, KBRI Moskow bekerja sama dengan distributor kopi siap saji produk PT Mayora Indah Tbk di Rusia, untuk pertama kalinya menyelengarakan "in store promotion" kopi instant Torabika Cappuccino. Pengunjung disuguhi sajian kopi sambil menyaksikan pertunjukan budaya Tim Kesenian KBRI Moskow "Kirana Nusantara Dance" yang mempersembahkan berbagai tarian daerah Indonesia dan tarian kontemporer kreasi baru, serta permainan alat musik rebab.

Distributor kopi Torabika di Rusia, Grigory Shain, mengatakan, promosi bersama dengan dukungan KBRI Moskow ini mampu membangun jembatan produk dan budaya Indonesia di Rusia. Kerja sama ini menjadi dasar bagi ekspansi dan pertumbuhan penjualan kopi Torabika di masa depan dan diharapkan pertumbuhan penjualannya hingga akhir tahun 2019 mencapai 31 persen.  

Harga produk Indonesia di pasar Rusia cukup kompetitif. Satu bungkus Torabika Cappuccino isi 20 sachet dihargai 219 rubel atau sekitar Rp 50 ribu. Sementara itu, satu buah mangga harum manis berharga standar 320 rubel atau Rp 70.500, satu mie gelas (pop mie) 80 rubel (Rp 17.500), dan satu bungkus mie goreng 50 rubel (Rp 11.000).  

Duta Besar RI untuk Rusia merangkap Belarus, M. Wahid Supriyadi, dalam keterangan persnya mengatakan, Festival Indonesia yang sudah empat kali diselenggarakan di Moskow sejak tahun 2016, berdampak besar pada masuknya produk-produk Indonesia ke pasar Rusia. Bahkan, seorang pengusaha Rusia, Yuri Pavlov, berani membuka dua kafe sekaligus yang menyajkan menu Indonesia. Kafenya bernama Yuva Cafe, di Moskow dan St. Petersburg.

Pada 2016, pemilik Yuva Kafe telah mendirikan Restoran Kutabar di St. Petersburg, yang namanya terinspirasi tradisi dan budaya Indonesia, khususnya Bali. KBRI Moskow mendukung dan memberikan pelatihan memasak kepada para juru masak Yuva Cafe di Wisma Indonesia, khususnya untuk menu sate, nasi goreng, mie goreng, gado-gado dan pisang goreng.

"Kita ingin lebih banyak lagi produk Indonesia masuk di pasar Rusia dan restoran dapat dijadikan salah satu pintu masuk produk makanan Indonesia di pasar Rusia," kata Dubes Wahid.

  Tags Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar