Yamaha

Jenazah Aristides Katoppo Akan Dikremasi, Abunya Ditabur di Gunung

  Minggu, 29 September 2019   Editor
Almarhum Aristides Katoppo/Sinarharapan.co

JAKARTA, AYOJAKARTA.COM -- Tokoh pers senior Indonesia, Aristides Katoppo diketahui pernah menjalani operasi jantung tahun 1995 lalu. Namun, bukan penyakit tersebut yang menjadi penyebab Aristides tutup usia.

Judistira Katoppo, putra sulung Aristides mengatakan ayahandanya memang pernah menjalani operasi "by pass" jantung pada 1995 lalu.

Namun, kata Jura, sapaan akrab Judistira, sakit ayahandanya kali ini hingga meninggal dunia tidak mengeluhkan soal jantung, melainkan kakinya hingga harus dirawat di RS Abdi Waluyo.

Jura mengaku ayahandanya ingin jenazahnya dikremasi, sebagaimana ibunda dan dua adiknya yang telah meninggal, kemudian abunya ditabur di gunung.

"Dulu dia sering bilang. Adik dan ibu saya sudah meninggal, semuanya dikremasi dan dilarung. Mungkin itu yang kita mau lakukan, yang pasti kita kremasi," katanya.

AYO BACA : Dunia Jurnalistik Indonesia Berduka, Wartawan Senior Aristides Katoppo Tutup Usia

Jurnalis kelahiran Tomohon, Sulawesi Utara, 14 Maret 1938 yang dikenal berani pada era Orde Baru itu memiliki tiga anak dari perkawinan pertamanya.

Istri pertama dan dua anaknya sudah meninggal dunia. Tides kemudian menikah lagi dan memiliki dua anak tiri.

Rencananya, jenazah Aristides dikremasi pada Selasa, 1 Oktober 2019, di Oasis Lestari, Tangerang, Banten.

 

 

AYO BACA : Jokowi dan SBY Kirim Karangan Bunga, Politisi Datang Melayat Jenazah Aristides

  Tags Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar