Yamaha

Nunung dan Suami Didakwa Tiga Dakwaan Alternatif, Kuasa Hukum Terima

  Rabu, 02 Oktober 2019   Editor
Komedian Tri Retno Prayudati alias Nunung/CNNIndonesia

JAKARTA SELATAN, AYOJAKARTA.COM -- Jaksa Penuntut Umum Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan mendakwa komedian Tri Retno Priyudiati alias Nunung dan suaminya July Jan Sambiran (JJ) dengan tiga dakwaan alternatif dalam Undang-Undang 35/2009 tentang Narkotika.

''Kita mendakwakan Ibu Nunung dan Mas July dengan dakwaan alternatif. Pasal 114 sebagai yang melakukan pembelian atau menjual narkotika atau pasal 112 yang memiliki atau menguasai sabu atau pasal 127 sebagai pengguna narkotika,'' jelas tim JPU Kejari Jaksel yang diketuai Boby Mokoginta di Pengadilan Negeri Jaksel, Rabu (2/10/2019).

Menurut jaksa, pasal mana yang akan didakwakan akan dilihat dari bukti-bukti pada persidangan selanjutnya.

''Nanti kita lihat di persidangan, manakah di antara tiga tuduhan ini yang terbukti,'' kata JPU.

Wijayono Hadi Sukrisno selaku kuasa hukum Nunung dan JJ mengatakan bahwa pihaknya dapat menerima dakwaan yang diajukan.

''Dakwaan itu kan dasar diajukannya seseorang ke pengadilan. Kita menerima dalam arti kata kita tahu apa yang didakwa, mengerti dengan apa didakwakan,'' jelasnya.

AYO BACA : Siang Ini Nunung dan Suami Jalani Sidang Perdana

Dengan begitu, pihak Nunung tidak mengajukan eksepsi atau keberatan dengan alasan dakwaan yang disampaikan sudah dipahami.

''Kita tidak ajukan eksepsi bukan berarti surat dakwaan begitu lalu kita terima, bukan begitu. Menerima dalam arti kita mengerti dengan dakwaan yang disampaikan,'' ujar Wijayono. 

Meski begitu, dia mengaku tidak bisa memilih dakwaan yang mana. Sebab semua tergantung bukti-bukti di persidangan.

''Yang saya dengar dan baca dakwaan yang diajukan oleh JPU bersifat alternatif, pilih salah satu karena di dakwaan JPU mengatakan kata atau artinya alternatif,'' papar Wijayono.

Sidang lanjutan Nunung dan JJ sendiri akan digelar Rabu pekan depan (9/10/2019) dengan agenda mendengarkan keterangan saksi dari pihak JPU.

Nunung bersama JJ ditangkap polisi atas penyalahgunaan narkoba jenis sabu di kediaman mereka di Tebet pada 19 Juli 2019. Keduanya ditangkap setelah melakukan transaksi sabu dengan tersangka TB. Polisi mengamankan sejumlah barang bukti yakni alat hisap sabu dan sabu sisa pakai seberat 0,36 gram. Atas perbuatannya, Nunung dan JJ serta bandar langganannya dijerat pasal 114 ayat 2 subsider pasal 112 ayat 2 junto pasal 132 ayat 1 Undang-Undang RI Nomor 35/2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman di atas lima tahun penjara.

  Tags Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar