Masih Pakai Kantong Plastik, Pegawai Pemkot Bekasi Akan Terima Sanksi Moral

  Selasa, 08 Oktober 2019   Editor
Razia penggunaan kantong plastik di lingkungan Pemkot Bekasi/Ayobekasi.net

BEKASI, AYOJAKARTA.COM -- Pemerintah Kota Bekasi membentuk Satuan Tugas Zero Plastic untuk menindak penggunaan plastik di kalangan aparatur.

Menurut Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Bekasi Yayan Yuliana, hal itu dilakukan demi terciptanya Kota Bekasi bebas plastik pada tahun 2020.

''Satgas Zero Plastic langsung terjun menyisir satu per satu gedung di Kompleks Kantor Wali Kota Bekasi guna mendeteksi penggunaan plastik sekali pakai. Juga kemasan bentuk lain yang berpotensi menjadi sampah,'' jelasnya, Selasa (8/10/2019).

Yayan mengatakan, masih ada pegawai yang kedapatan membawa makanan dalam kemasan plastik karena membelinya dari pedagang di luar komplek kantor wali kota atau memanfaatkan jasa pesan antar. 

Ke depan, pegawai yang masih melanggar akan diberikan sanksi. Salah satunya sanksi moral yakni dengan memanggil nama-nama pelanggar saat upacara untuk dibariskan secara terpisah.

AYO BACA : Kantor Pemkot Bekasi Resmi Menjadi Kawasan Bebas Plastik

''Sanksi ini bertujuan mengubah perilaku aparatur agar terbiasa menghindari potensi sampah plastik,'' ujarnya.

Dinas LH Kota Bekasi menargetkan pada 1 Januari 2020 penggunaan plastik gratis pada toko ritel, mal serta pasar tradisional sudah tidak lagi ditemui. Meski sulit dilakukan, pemerintah akan terus berupaya memaksimalkannya.

''Salah satunya melakukan koordinasi dengan Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) dan Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI),'' jelas Yayan.

Sejauh ini sudah ada beberapa toko yang menerapkan aturan tersebut. Mereka menyediakan alat ganti plastik gratis atau menyediakan Kantong Plastik Tidak Gratis (KPTG) kepada konsumen.

''Ini juga upaya kami. Masyarakat harus teredukasi agar membawa kantong belanja sendiri,'' demikian Yayan. 

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar