Yamaha

Isu Tiga Menteri untuk Gerindra, PDIP: Jokowi Prioritaskan Kader Partai Koalisi

  Rabu, 09 Oktober 2019   Aldi Gultom
Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto/Medcom

JAKARTA, AYOJAKARTA.COM — Presiden Jokowi akan memprioritaskan para kader dari parpol pengusungnya di Pilpres 2019 untuk menjabat di Kabinet Kerja periode 2019-2024.

"Skala prioritas Pak Jokowi adalah mengedepankan terlebih dahulu para menteri terutama yang berasal dari unsur kepartaian Koalisi Indonesia Kerja," kata Sekjen PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, kepada wartawan, Selasa (8/10) malam.

PDIP sendiri adalah partai pemenang Pemilu 2019 dan pengusung utama Jokowi-Maruf Amin. Hasto pun mengklaim, partainya memiliki semangat gotong-royong untuk susunan pimpinan DPR dan MPR RI. Meskipun menang dengan kekuatan 60,7 persen, PDIP tidak menerapkan politik bumi hangus seperti tahun 2014.

"Sehingga, Gerindra, Demokrat, PAN, PKS itu mendapat tempat di dalam susunan alat kelengkapan dewan," kata Hasto.

Dia mengatakan, sejauh ini kerja sama PDIP dengan seluruh partai tercermin berjalan baik di parlemen.

AYO BACA : Prabowo Bantah Minta Jatah Tiga Menteri Ke Jokowi dan Megawati

Namun, soal susunan kabinet termasuk isu tiga kursi menteri untuk Partai Gerindra, menurut Hasto menjadi hak prerogratif Presiden Jokowi.

“Tapi, tentu dalam demokrasi yang sehat, koalisi sebelum Pilpres dan pasca Pilpres di dalam kabinet itu seharusnya senafas dan sebangun," kata dia.

Dia mengatakan, jika dalam perjalanannya dipandang perlu melakukan konsolidasi nasional untuk memperkokoh semangat gotong-royong maka hal itu akan dibicarakan.

"Dalam penyusunan kabinet setelah bapak Jokowi-Ma'ruf dilantik tentu saja nafasnya, basis pendukungnya, itu dari Koalisi Indonesia Kerja,” jelasnya.

Bagi Hasto, dinamika politik boleh saja terjadi. Tetapi dalam konstruksi demokrasi yang sehat, koalisi sebelum Pilpres dan pasca Pilpres lagi-lagi ia tekankan harus sebangun.

"Format kerja sama terjadi di DPR dan MPR, di mana hubungan baik antara Ibu Megawati Soekarnoputri dengan Bapak Prabowo Subianto (Ketum Gerindra) dijabarkan di dalam kerja sama di DPR dan MPR tersebut,” terang Hasto.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar