Yamaha

Gandeng Gepenta, Pemkot Jakut Cegah Warganya Terlibat Narkoba dan Tawuran

  Kamis, 10 Oktober 2019   Editor
Ilustrasi narkoba/Jawa Pos

JAKARTA UTARA, AYOJAKARTA.COM -- Pemerintah Kota Jakarta Utara menggandeng Gerakan Nasional Peduli Anti Narkoba, Tawuran, dan Anarkis (Gepenta) guna melindungi warganya dari kerusakan.

Kepala Bagian Tata Pemerintahan Jakut Manson Sinaga mengapresiasi kiprah Gepenta dalam melakukan pencegahan terhadap narkotika, tawuran, dan anarkisme. Untuk itu, perlu adanya penguatan sinergitas melalui kolaborasi.

''Kami juga temukan mereka Gepenta dengan UKPD (Unit Kerja Perangkat Daerah) guna menyelaraskan program kolaborasi,'' kata Manson di Kantor Wali Kota Jakut, Jalan Laksda Yos Sudarso, Kamis (10/10/2019).

Menurut Kepala Bagian Hukum Jakut Siti Sumiyati, kolaborasi pihaknya dengan Gepenta dapat dilakukan melalui program pembinaan sadaran hukum (darkum) dari tingkat keluarga, sekolah hingga kelurahan. Karenanya, peran aktif masyarakat juga sangat dibutuhkan guna meningkatkan kesadaran terhadap hukum.

''Kolaborasi ini sangat bagus. Justru kami sangat mengharapkan adanya peran masyarakat. Sama-sama menyukseskan program kemasyarakatan yang tak hanya dilakukan oleh pemerintah tapi adanya peran aktif masyarakat,'' papar Siti.

Dalam kesempatan itu, Ketua Gepenta Jakut Yongky Maitimu mengapresiasi ajakan kolaborasi dari pemkot. Apalagi sumber daya manusia baik pengurus maupun anggota Gepenta dinilai memiliki kompetensi jika dilibatkan menjadi narasumber sosialisasi maupun penyuluhan ke tengah masyarakat. 

Dia menambahkan, Gepenta yang telah berkiprah selama lima tahun di Jakut punya dua program utama yakni pencegahan dan pemberantasan narkotika, tawuran, dan anarkisme. Dengan menyasar seluruh lapisan masyarakat terutama generasi muda.

''Dengan kolaborasi ini maka kami berharap minimal dapat menekan angka penyalahgunaan serta mencegah berkembangnya narkotika, tawuran dan anarkis di Jakarta Utara,'' tutup Yongky.

  Tags Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar